Pelatihan Fisik Nasional Dukung Generasi Kompeten

0 249

Heibogor.com – Sebanyak 41 orang calon pelatih olahraga mengikuti pelatihan fisik nasional yang digelar di Kota Bogor, selama tiga hari dari 27-29 September 2022. Para calon pelatih yang berasal dari berbagai daerah ini, akan menerima pembekalan teori serta praktek tentang latihan fisik dan nantinya setelah pelatihan ini mereka akan mendapatkan sertifikat pelatih nasional.

Pelatihan fisik nasional yang pertama kali digelar di Kota Bogor ini, diselenggarakan oleh Jayadewata Academy bekerjasama dengan Perkumpulan Pelatih Fisik Indonesia (PPFI), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kota Bogor.

Fouder Jayadewata Academy, Prima Alamanda menyampaikan, pelatih memang banyak tapi tidak semua pelatih bisa melatih fisik. Mereka belum tentu se-profesional pelatih yang benar-benar pelatih fisik. Dari itu, pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kompetensi para pelatih khususnya untuk pelatih fisik.

“Kami melihat kebutuhan pelatih fisik di Kota Bogor itu masih minim sekali. Salah satu bentuk wujud kita mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, khususnya Dispora dan KONI, ini kita adakan di Kota Bogor untuk meningkatkan jumlah pelatih fisik untuk semua cabang olahraga (cabor),” terangnya, Selasa (27/9/22).

Wanita yang biasa dipanggil Lala ini menjelaskan, dari empat level, ini adalah pelatihan level beginner. Di atas itu ada level 1, 2, dan 3. Level beginner ini untuk semua cabor. Sedangkan level 1, 2, dan 3 sudah mulai kekhususan pada cabor. Yang mengikuti pelatihan fisik nasional level beginner ini ada  41 peserta.

Dari Kota Bogor ada 12 orang, Kabupaten Bogor 9 orang selebihnya, pesesrta dari Cirebon, Denpasar, Bandung, Semarang. Usia peserta beragam ada pelatih-pelatih tiap cabor, ada mahasiswa dari jurusan kepelatihan olahraga juga. Pelatihannya selama tiga hari. Di hari pertama pembekalan teori termasuk bagaimana cara mereka menginput data atlet. Kemudian dua hari berikutnya teori dan praktek yang dilangsungkan di GOR Padjajaran.

Bekerjasama dengan PPFI karena yang bisa mengeluarkan sertifikat resmi untuk pelatih nasional di Indonesia. Para peserta setelah selesai akan mendapatkan sertifikat nasional dan otomatis  menjadi anggota PPFI.  “Harapan kami ke depan kita akan buka kembali pelatihan secara berjenjang untuk level berikutnya. Karena selama ini untuk pelatihan level 1 secara nasional pun jarang rata-rata masih level beginner. Dan di Kota Bogor ini perdana yang pertama, kemungkinan bisa jadi agenda tahunan juga,” harapnya.

Di tempat yang sama, Wakil wali Kota Bogor, Dedie A Rachim yang hadir membuka pelatihan fisik nasional hari pertama di The Bucketlist mengatakan bahwa namanya pelatihan fisik itu ada ilmunya. Ilmu ini tentu ada standar-standar yang harus dipenuhi. Untuk itu, dengan adanya latihan bersertifikasi untuk pelatihan fisik diharapkan para pelatih khususnya dan para guru olahraga memahami apa-apa saja kriteria-kriteria pelatihan fisik yang harus mereka penuhi dan harus mereka miliki supaya pada saat mereka mengimplementasikannya di bidang keolahragaan bisa sesuai dengan kaidah dan standar-standar yang dipersyaratkan.

“Harapannya para pelatih ini bisa turut berkontribusi pada pembangunan generasi muda Indonesia, agar lebih berkarakter, kompeten, memiliki kemampuan akademis yang tinggi dan memiliki fisik yang memadai karena memang dilatih dengan cara-cara yang benar,” ujarnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.