Desa Lemah Duhur-Cimande Pawai Dongdang Sambut Mapag Mulud

0 226

Heibogor.com – Sorak-sorai kegembiraan warga Desa Lemah Duhur dan Desa Cimande menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW ditandai dengan menggelar kegiatan pawai sambil mengarak dondang (hasil bumi). Tak hanya pawai dondang, pertunjukan pencak silat Cimande, juga turut ditampilkan sebagai bagian dari tradisi kultural yang menjadi ciri khas di wilayah ini.

Kegiatan seni budaya dalam acara Mapag Mulud ini, telah menjadi kegiatan tradisi di masyarakat yang rutin dilakukan setiap tahun. Mapag Mulud adalah sebuah aktivitas menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW yang di Indonesia perayaannya dinamai Maulid Nabi atau Maulud. Masyarakat menjadikan Maulud ini sebagai tradisi dengan tujuan sebagai bentuk syiar ajaran Islam di tengah masyarakat.

Kepala Desa Lemah Duhur, Ujang Najmudin menjelaskan, tradisi ini adalah kegiatan warga Desa Lemah Duhur dan Desa Cimande yang rutin setiap tahun dilaksanakan. Desa Lemah Duhur adalah desa induk hasil pemekaran dari Desa Cimande. Jadi, dua desa ini tidak bisa dipisahkan.

“Alhamdulillah tahun 2022 ini Mapag Bulan Mulud dengan pagelaran pentas seni budaya Cimande dapat kembali digelar setelah dua tahun ditiadakan karena ada pandemi Covid,-19” kata Ujang, Minggu (25/9/22).

Ia melanjutkan, partisipasi warga memeriahkan acara ini cukup besar. Ada 3 kadus, 36 RT, 7 RW, dan 21 posyandu yang berpartisipasi mengikuti pawai dongdang dan pentas seni budaya. Tak hanya pentas seni budaya, bentuk syiar yang menjadi puncak acara Mapag Bulan Mulud ini adalah tabligh akbar yang akan digelar pada malam harinya.

Dalam Maulid ini, kata Ujang, juga ada tradisi yang momennya tidak bisa dihilangkan yaitu tradisi Ngabungbang yakni tradisi warisan leluhur yang bisa menjadi wisata religi. “Kami akan terus melestarikan dan mengembangkan seni bela diri, seni pengobatan patah tulang dan tradisi-tradisi yang bisa menjadi potensi wisata. Dari sisi seni, budaya, ekonomi, semua terbawa. Harapan kami ini bisa masuk di kalender event-nya Kabupaten Bogor,” harapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.