Potret Setiap Momen Kembali Hadir di Bogor Dalam Bingkai PFI Bogor

0 231

Heibogor.com – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor kembali mengadakan pameran foto jurnalistik tahun 2022 di Alun-alun Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, berlangsung selama empat hari dari Kamis hingga Minggu, 15-18 September 2022.

“Ini adalah tahun kedelapan kami berpameran. Bogor Dalam Bingkai masih menjadi judul utama pameran foto tahunan ini. Namun, ada tema yang menjadi benang merah di setiap pameran foto kami. Tema pameran ini adalah “Transisi” di mana karya-karya foto liputan teman-teman yang tergabung di PFI Bogor, memperlihatkan tentang aktivitas kehidupan sehari hari masyarakat yang kembali terbangun, di masa transisi dari pandemi ke endemi di wilayah Bogor, kembali pada kebiasaan normal. Itu pesannya,” kata Ketua PFI Bogor, Hendi Novian.

Pria yang akrab dipanggil Kojer ini meneruskan, pameran foto ini juga menjadi rangkaian cerita dari pameran sebelumnya di mana pada tahun 2021 lalu PFI Bogor menggelar pameran bertema “Rekam Wabah” yang digelar di Bogor Creative Center. Kemudian pameran bertema “Covid” digelar di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Di pameran ini, ada sekitar 50 foto yang dipamerkan. Ini adalah pameran pertama yang digelar di outdoor. Di pameran-pameran sebelumnya selalu indoor. Dan ini pameran pertama kita juga yang membolehkan foto kena air hujan. Kalo pameran yang sudah-sudah itu diharamkan kena air. Semoga pameran foto ini dapat menjadi dokumentasi yang bermanfaat sebagai pengingat atas peristiwa besar yang pernah terjadi di bumi Indonesia, khususnya di wilayah Bogor Raya,” terangnya.

Selain pameran sebagai sisi hiburan, sambung Kojer, ada sisi sosial dan edukasi yang dilakukan. Yakni pemberian donasi bantuan pendidikan berupa tas dan alat tulis sekolah sebanyak 20 buah kepada anak-anak tuna netra dari pesantren tuna netra dan sekolah SLB bebas biaya Cahaya Quran yang berada di bawah Yayasan Tabungan Surga. “Harapannya bantuan kecil ini bisa membuat mereka semangat bersekolah, semangat belajar, dan semangat mengapai cita-citanya,” ujarnya.

Kemudian di sisi edukasi, ada klinik foto, di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. PFI berkolaborasi dengan komunitas foto yang ada di Bogor dan UKM fotografi yang ada di kampus-kampus. Terakhir ada lomba foto yang misinya mengangkat produk lokal UMKM Kota Bogor, salahsatunya produk fashion atau busana. “Harapannya UMKM kita bangkit, dan produk asal Bogornya juga terangkat. Kami berharap keberadaan organisasi ini dapat memberi manfaat bagi banyak orang. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak adalah kuncinya. Itu yang ingin kami bangun dan wujudkan dibalik eksistensi kami,” tandasnya.

Sementara, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang hadir membuka pameran menyampaikan, karya dari para wartawan foto memiliki cerita dan pesan tersendiri dalam setiap jepretannya. Menurutnya, wartawan dapat memotret baik setiap momen. “Teman teman wartawan memotret baik momen 2020-2021, ada masa-masa penderitaan, ada masa cobaan, dan ada masa kebangkitan. Jadi, semangatnya adalah belajar dari sejarah. Saya mengapresiasi ini,” ungkapnya kepada wartawan.

Dia mengaku, pihaknya akan mengagendakan sejumlah kolaborasi dengan jajaran PFI Bogor dalam mengemas hasil karya yang ditampilkan, dengan harapan dapat diterbitkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. “Saya mendorong teman-teman bukan hanya sekedar memamerkan tapi melakukan kurasi. Insya Allah kita terbitkan bersama,” singkatnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.