Arak-arakan Sang Merah Putih Sepanjang 100 Meter Tutup Kegiatan Bulan Agustus

0 42

Heibogor.com – Bendera merah putih sepanjang 100 meter diarak dari plaza Balai Kota hingga Pusdikzi Kodiklat TNI AD Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (29/8/22) pagi. Pegelaran kirab merah putih ini, menjadi agenda pamungkas kegiatan Festival Merah Putih (FMP) tahun 2022 yang telah menggelar serangkaian kegiatan sepanjang bulan Agustus ini.

Bendera dikirab oleh ratusan personie dari berbagai kesatuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), Angkatan Laut (AL) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), unsur Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, komunitas serta melibatkan masyarakat. Event tahunan yang sempat terhenti dua tahun karena pandemi Covid-19, dilangsungkan untuk menyemarakkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di tahun ini. Selain kirab, di acara ini turut tampil juga perform drumband, IPSI dan parade formasi di lapangan Pusdikzi.

Ketua Panitia FMP 2022, Irwan S. Widjaja mengatakan, kirab merah putih sempat vakum selama dua tahun karna pandemi, alhamdulilah tahun ini dapat terlaksana. Di usia yang kini menginjak tahun ke-7, sambung Irwan, panitia mengakhiri rangkaian Festival Merah Putih dengan acara Kirab Merah Putih dan di akhiri dengan upacara penutupan FMP 2022.

“Alhamdulillah tahun 2022 ini kita laksanakan kembali dengan dipimpin Jajaran  Forkopimda, TNI-Polri, komunitas, ormas dan masyarakat umum, bendera merah putih berukuran 100 x 6 meter diarak dari Balai Kota Bogor menuju Pusdikzi,” kata Irwan S. Widjaja.

Irwan menjabarkan, selama Agustus 2022, berbagai rangkaian kegiatan telah dilaksanakan pada event FMP tahun ini. Diantaranya memerah putihkan Kota Bogor dengan pemasangan umbul-umbul di sekitaran Kota Bogor, menghias Lawang Salapan, memerah putihkan Bendung Katulampa, pengibaran dan penurunan bendera di Tugu Kujang selama satu bulan penuh, doa bersama lintas agama, festival produk lokal Bogor, Jagotret (jalan, gowes dan motret) serta donor darah.

“Di momen perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ini, mungkin hanya di Kota Bogor, upacara pengibaran dan penurunan bendera dilaksanakan setiap hari selama sebulan penuh sepanjang bulan Agustus tepat di jantung kota Bogor. Ketika Merah Putih berkibar, lagu Indonesia Raya berkumandang, seluruh aktivitas lalu lintas terhenti, warga yang melintas pun berhenti dan melakukan penghormatan bendera dengan khidmat.  Ini adalah momen di mana masyarakat benar-benar menghayati arti perjuangan meraih kemerdekaan,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya mengatakan FMP 2022 mengangkat tema “Untuk Indonesia Ku” dengan harapan tema ini dapat membangkitkan semangat kebhinekaan dan kebangsaan. “Dari Kita Untuk Bogor,  dari Bogor untuk Indonesia. Harapan kami selaku panitia, seluruh masyarakat dapat menikmati kemeriahan acara ini untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan atas negeri kita yang tercinta, Indonesia,” imbuhnya.

Sementara, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyampaikan, setelah sekian purnama tertunda alhamdulillah kegiatan ini bisa kembali terlaksana. Ini kegiatan kebanggaan Kota Bogor, yang tahun ini tagline-nya “Dari Bogor untuk Indonesia” karena di Indonesia, ini yang pertama meski sekarang sudah mulai banyak. Satu bulan penuh Kota Bogor di merah putihkan. Ini simbol dari kebersamaan untuk menjaga Kota Bogor tetap on the track tetap di tengah. Kota Bogor tetap Pancasila dan NKRI dan jangan sampai di tarik ke kanan atau ke kiri.

“Ini juga sebagai edukasi untuk menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme. Simbolnya sarat dengan nilai-nilai ketika kita mengarak bendera dari balai kota ke titik ini. Karena yang mengarak ini berwarna warni. Alhamdulillah ini bisa terlaksana dengan lancar dan dukungan dari semua pihak,” singkatnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.