Ibu-ibu Margajaya Adakan Pameran Aneka Produk Makanan dan Minuman Olahan Bangkitkan Perekonomian

0 42

Heibogor.com – Sebagai upaya membangkitkan perekonomian di masa endemi, warga Margajaya yang didominasi oleh kaum ibu-ibu menggelar pameran aneka produk olahan makanan dan minuman dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) warga Margajaya yang di gelar di lapangan Tegal Lonceng, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, pada Selasa (23/8/22).

Pembina UMKM Margajaya, Nasya Kharisa Lestari mengatakan, pagelaran produk UMKM ini menjadi upaya untuk membangkitkan ekonomi pasca pandemi Covid-19, karena diketahui selama masa itu sektor ekonomi melemah. Dirinya melihat bahwa di wilayah Margajaya ini UMKM dan ibu-ibunya punya kreativitas.

Selain mempromosikan hasil UMKM Margajaya, sambung Nasya, hasil UMKM ini juga bisa menjadi salah satu makanan tambahan di Posyandu dan Posbindu di wilayah Margajaya. Dengan demikian diharapkan para pelaku usaha ini bisa memiliki tambahan penghasilan dari penjualan yang meningkat setelah digelar pameran produk UMKM ini.

“Di Margajaya ada beberapa produk unggulan, seperti abon lele dan bandeng isi, produk ini dilihat di wilayah lain tidak ada. Jadi, setelah pandemi Covid-19 masyarakat punya penghasilan yang tetap,” ungkap Nasya.

Ia juga mengapresiasi dukungan pihak Kelurahan Margajaya, sehingga mereka bisa membuka usaha dan UMKM juga bersinergi dengan posyandu dan Posbindu karena produk unggulannya ikan. “Ikan itu makanan bergizi dan sebagai makanan tambahan, UMKM ini ikut mendorong kegiatan posyandu yang ada di Margajaya. Total ada 10 UMKM yang ikut serta dan akan dikembangkan,” jelas Nasya Kharisa yang juga Wakil Ketua Bidang Perdagangan dan Industri DPC Gerindra Kota Bogor.

Dijelaskan Nasya Kharisa, produk olahan UMKM bandeng isi, beda dengan presto karena daging diambil dan daging diolah dengan bumbu, dimasukan kembali ke dalam kulit ikan bandengnya. Sehingga keunikan ini perlu didukung oleh Pemerintah Kota Bogor agar bisa berkembang lagi.

“Saya rasa ini unik, butuh pemasaran yang lebih agar bisa lebih besar dan menjadi khas Margajaya. Pasca pandemi UMKM bermunculan, harus dibina dan dikembangkan. Ada 10 UMKM dengan produknya bagus-bagus dan ini bisa menyerap karyawan yang merupakan warga sekitar,” katanya.

Sementara, Lurah Margajaya, Yudi Maryudi Somiki yang hadir dalam kesempatan tersebut menyatakan pihaknya bekerjasama dengan para pelaku UMKM yang peduli terhadap UMKM dan peduli kesehatan terutama di posyandu untuk melaksanakan pameran UMKM dan santunan yatim piatu.

“Semoga banyak yang peduli terhadap kegiatan UMKM, tokoh-tokoh baik agama maupun perorangan yang ingin membangkitkan atau membangun UMKM. Terutama kelembagaan yang ada baik itu posyandu maupun Karang Taruna yang ada di Kelurahan Margajaya. Kami sangat mendukung penuh pameran dan berharap ada kelanjutan.,” tuturnya.

Yudi mengatakan, berkenaan dengan penyerahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) saat ini ke 11 posyandu yang ada di wilayahnya. Ia pun berharap dengan penyerahan PMT ini selain bermanfaat juga menambah untuk semangat lagi pengurus untuk membina atau melaksanakan posyandu setiap bulannya di wilayah masing-masing. “Semoga tambah bangkit lagi warga yang ingin berpartisipasi jiwa sosialnya di kelembagaan,” tutup Yudi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.