Mahasiswa Peduli Keadilan Tuntut Bebaskan Bharada E Minta Kabareskim Jangan Main-main

0 93

Heibogor.com – Sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Mahasiswa Peduli Keadilan (MPK) melakukan aksi damai di Tugu Kujang, Kota Bogor, pada Selasa (16/8/22) siang dengan tuntutan #SavePolri #SaveBharadaE #JusticeForBrigadirJ.

Dalam aksi yang berlangsung sekitar dua jam itu, selain berorasi para mahasiswa juga membawa spanduk yang berisi tuntutan aksi yakni

  • Kabareskrim jangan main-main, jutaan rakyat menunggu babak akhir pembunuhan Brigadir J
  • Jangan ada hidden agenda
  • #SavePolri #SaveBharadaE #SaveBrigadirJ
  • Justice to Brigadir J dan lindungi Bharada E

Tuntutan lainnya, bebaskan Bharada E dari segala tuntutan pidana, karena Bharada E adalah korban atas skenario FS, sehingga Bharada E berani berbicara seterang terangnya. Selanjutnya jangan ada yang menghambat kasus ini termasuk dari oknum-oknum di Bareskrim.

Koordinator Aksi, Ajid menuturkan, beberapa minggu lalu dan sampai hari ini, masyarakat dikejutkan dengan serangkaian berita yang menghebohkan nurani publik. Nalar publik masih tidak percaya, ada petinggi polri Bintang Dua, memiliki prestasi baik, tetapi melakukan tindakan yang melanggar hukum bahkan menghancurkan nurani.

Tetapi, sangat disayangkan kejadian tersebut banyak yang menjadi korban atas skenario FS. Bahkan, anak buah dan institusi POLRI yang sebetulnya tidak tahu menahu dikorbankan atas kebiadaban skenario tersebut. Sampai hari ini, publik bertanya tanya, apa motif yang sebetulnya dilakukan FS? Tentu, ini menjadi perhatian serius bapak Presiden RI sehingga berdampak pada semakin terang benderangnya kasus ini. “Kami mengapresiasi atas respon cepat, transparan serta profesional yang dilakukan Bapak Kapolri.

Tetapi, kami berharap dan terus mengawal atas penuntasan kasus ini sampai ke akar-akarnya. Kami menilai apa yang dilakukan Bharada E adalah tindakan overmacht (keadaan terpaksa) karena ia melaksanakan perintah atasan,” ucapnya.

Ia meneruskan, dalam pasal 51 KUHP ayat 1 yang isinya “Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang berwenang, tidak dipidana”.

Menurutnya, tindakan Bharada E sebagai tindakan melaksanakan perintah dari atasannya yang bisa bebas dari segala tuntutan hukum. Upaya membongkar kasus ini, dimulai dari Bharada E sebagai justice colaborator dan tentu negara harus melindungi Bharada E supaya Bharada E tetap berani membongkar semua skenario yang dilakukan FS.

“Dengan ini, kami Mahasiswa Peduli Keadilan meminta kepada bapak Presiden RI untuk terus memantau perkembangan kasus ini supaya ke depan Kepolisian RI yang kita cintai bersama terbebas dari para oknum yang merusak citra institusi dan Negara. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi bangsa ini dari para pejabat yang zalim,” harapnya.

Sementara Praktisi Hukum Achmad Hidayat turut mendukung aksi mahasiswa tersebut. Karena, kasus ini memang harus dikawal oleh masyarakat.

Menurut dia, itu merupakan langkah yang baik untuk mengawal kasus Brigadir J, supaya kepolisian membuka secara terang benerang, sehingga harus trus dikawal. Kedua Polri harus mengawal dari Bharada E, karena Bharada E ini orang yang memiliki peran penting dalam kasus ini.

“Saya khawatir Bharada E diintimasi, diintervensi kelompok-kelompok yang ingin Bharada E tidak banyak bicara dalam kasus ini,” tandas dia.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.