Bank Kota Bogor Apresiasi Tabungan Rp500 Ribu Siswa Berprestasi SDIT Bunaya

0 100

Heibogor.com – Perumda BPR Bank Kota Bogor, memberikan apresiasi berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu kepada dua siswa SDIT Bunaya yang berprestasi. Pemberian apresiasi kepada dua siswa berprestasi tersebut diserahkan saat acara pentas seni dan pelepasan siswa kelas VI SDIT Bunaya yang dilangsungkan di gedung Kemuning Gading, Kota Bogor, pada 25 Juni 2022 lalu.

Public Relation Perumda BPR Bank Kota Bogor, Aprillia Purwanti menerangkan, pemberian apresiasi tersebut merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Perumda BPR Bank Kota Bogor, untuk dua siswa berprestasi yang kriterianya mendapatkan nilai tertinggi di masing-masing jurusan. Dua siswa yang menerima adalah pelajar kelas VI.

“Penyerahannya diberikan pada acara pelepasan siswa. Dua siswa masing-masing mendapat Rp500 ribu dan siswa penerima harus membuka tabungan siswa terlebih dahulu di BPR Bank Kota Bogor. Jadi, dananya langsung dikirim ke rekeningnya,” jelasnya Senin (25/7/22).

April menambahkan, Perumda BPR Bank Kota Bogor, memiliki produk tabungan khusus untuk pelajar yaitu Tabungan Siswa (TAWA). Tabungan Siswa ini, merupakan tabungan untuk memberikan kemudahan bagi siswa di sekolah mengakses tabungan ke bank. Tabungan ini, diperuntukkan untuk semua jenjang sekolah mulai SD hingga SMU/SMK sederajat. Siswa bisa mendaftar sendiri atau melalui sekolah secara kolektif yang dikoordinir oleh guru.

“Program Tawa ini, bebas biaya administrasi. Jika melalui sekolah yang sudah bekerjasama dengan Perumda BPR Bank Kota Bogor, nanti akan ada koordinator guru yang memfasilitasi siswa secara kolektif untuk membuka tabungan. Nanti petugas kita yang datang ke sekolah mengambil tabungan untuk disimpan di kami,” jelasnya.

Di sini, sambung April, siswa mau nabung berapa pun bisa. Pengambilan juga tidak dibatasi dan bisa diambil sewaktu waktu. Saldonya tidak akan berkurang tapi dia tetap mendapat suku bunga. Namun di sini siswa hanya akan diberikan buku tabungan dan tidak menggunakan ATM. “Kita tidak memberikan ATM karena kita ingin membentuk siswa tidak berbudaya konsumtif,” tuturnya.

Masih kata April, syarat mengikuti program TAWA ini, sangat mudah. Cukup menggunakan kartu pelajar. Membawa fotokopi kartu keluarga dan membawa surat rekomendasi dari kepala sekolah atau guru wali kelasnya. Produk tabungan ini, bebas biaya administrasi dan hanya memerlukan setoran awal Rp50 ribu saja.

“Program ini sudah dijalankan sejak enam tahun ke belakang. Antusiasnya juga cukup tinggi karena ini mempermudah sekolah mengelola tabungan siswa. Program Tawa ini, sebagai upaya kami membangkitkan kembali budaya menabung sejak dini dan anak pandai mengelola uang secara bijak di masa mendatang,” tukasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.