Karya Rancangan Desainer Bogor Fashion Culture Kenalkan Produk Kebanggan Kota Hujan d Hamparan Sawah

0 124

Heibogor.com – Kawasan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan disulap menjadi panggung peragaan busana yang memikat mata. Sebanyak 30 model ber-catwalk di tengah hamparan sawah Agro Eduwisata Organik (AEWO) menampilkan karya-karya rancangan 10 desainer yang tergabung Bogor Fashion Culture di acara Mulyaharja Fashion Show Bangkit Bersama Kampung Wisata yang diadakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, pada Selasa (5/7/22) sore.

Acara fashion show ini sekaligus menutup rangkaian acara Mulyaharja Fest 2022 yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 2-5 Juli 2022. Selain fashion show acara juga diramaikan dengan lomba foto fashion show yang diikuti puluhan fotografer. Suguhan Mulyaharja Fashion Show juga dimeriahkan bazaar kuliner warga dan produk unggulan Kelurahan Mulyaharja.

Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim yang membuka acara menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat. Mulyaharja Fashion Show sendiri merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-540.

“Terima kasih untuk semua pihak sponsor dan semua yang telah membantu, para desainer yang telah berkontribusi dalam karya dan kemampuan terbaik untuk bisa mengangkat dua kampung tematik di Kota Bogor, yaitu Kampung Batik Cibuluh dan Kampung Perca Sindangsari yang sengaja kita dorong untuk menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di tengah pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19,” kata Dedie.

Dedie berharap event ini bisa memajukan dan mengangkat produk kampung tematik yang merupakan produk kebanggaan Kota Bogor atau local pride Bogor, sehingga bisa lebih dikenal secara luas dan dicontoh kota atau daerah lain di seluruh Indonesia.

Terlihat hadir pula Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman beserta jajaran. Turut hadir pula unsur Forkopimda Kota Bogor, Ketua PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay, perwakilan IWAPI Kota Bogor, Danny Rose, perwakilan ASITA dan pihak-pihak lainnya.

Sementara, Ketua Mulyaharja Fest 2022 Tedy Supriadi menyampaikan, konsep fashion show yang diusung bertujuan untuk menunjukkan unsur pertanian dan wisata di Kelurahan Mulyaharja. Acara fashion show ini adalah hasil kolaborasi Disparbud Kota Bogor, komunitas Barudak Photography Bogor (BPB), paguyuban Mojang Jajaka dan wardrobe dari Bogor Fashion Culture, Batik Cibuluh, dan Kampung Perca.

“Sesuai dengan temanya “Bangkit Bersama Kampung Wisata” melalui acara ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali perekonomian warga khususnya pada sisi wisata. Kami berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan rutin agar semakin banyak yang tahu dan mengenal agro wisata ini, bisa lebih meriah, pengunjung tambah banyak terutama dari luar daerah dan tentunya perekonomian para pelaku UMKM di sini bisa meningkatkan,” harapnya.

Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh menambahkan, Mulyaharja Fest dapat memberikan motivasi bagi wilayah lain sehingga dapat mengangkat dan menggali potensi alam masing-masing wilayah.

“Saya juga berharap ini menjadi kick off-nya salah satu pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Mulyaharja, khususnya Bogor Selatan yang digerakkan oleh kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) dengan aparat kelurahan yang sudah digagas dua tahun lalu. Semoga ini menjadi kegiatan rutin dalam upaya mengangkat potensi kearifan lokal yang ada di Mulyaharja dan Kecamatan Bogor Selatan,” tandasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.