Petani Mulyaharja ‘Banting Setir’ Jadi Model Peragaan Busana Kenalkan Potensi Agrowisata

0 74

Heibogor.com – Ada yang berbeda saat melintasi kawasan Mulyaharja, Bogor Selatan,  Kota Bogor. Biasanya, para petani menamnam maupun menuai padi namun kini di acara Festival Mulyaharja mereka banting setir menjadi peraga busana tradisional Jawa Barat. Ya, belasan petani berlenggak-lenggok layaknya model di tengah sawah di acara fashion show busana petani Mulyaharja Fest 2022 yang digelar di Agro Eduwisata Organik (AEWO) Mulyaharja, Senin (4/7/22).

Di tengah hamparan sawah hijau dengan latarbelakang Gunung Salak dan Pangrango, para petani yang ber-catwalk secara berpasangan (pria dan wanita) menampilkan kebolehan modelingnya dengan mengenakan pakaian pangsi hitam, kebaya, kain batik, lengkap dengan aksesoris khas petani seperti topi camping, pacul, rantang, teko, hingga bakul nasi.

Ketua Mulyaharja Fest 2022 Tedy Supriadi menjelaskan, konsep fashion show yang diusung bertujuan untuk menunjukkan unsur pertanian dan wisata di Kelurahan Mulyaharja. Pesertanya adalah petani hingga kader di Kelurahan Mulyaharja. Sedangkan juri penilainya ada dari perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Camat Bogor Selatan, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Kapolsek Bogor Selatan, dan dari anggota DPRD Kota Bogor.

“Ada 12 pasangan peserta yang tampil di fashion show petani ini. Mereka ini petani dan warga dari 59 RT dan 12 RW yang ada di Kelurahan Mulyaharja. Untuk kategori penilaian juri mulai dari penampilan di panggung, kekompakan pasangan, ekspresi, kesesuaian busana dengan tema, cara berjalan, dan pose. Peserta yang terpilih sebagai juara akan mendapatkan hadiah berupa piala serta uang pembinaan,” jelas Tedy.

Ia melanjutkan, sesuai dengan temanya “Bangkit Bersama Kampung Wisata” melalui acara ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali perekonomian warga khususnya pada sisi wisata. Ia pun berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan rutin agar semakin banyak yang tahu dan mengenal Agro Wisata ini dan lebih banyak lagi pengunjung dari luar daerah.

“Alhamdulillah berkat kekompakan warga dan dukungan semua pihak melalui even Mulyaharja Fest 2022 dalam tiga hari ini jumlah pengunjung sudah mencapai hampir 2500 orang. Kami berharap di even-even mendatang bisa lebih meriah, pengunjung tambah banyak juga bisa meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di sini,” harapnya.

Ia menambahkan, besok pada Selasa (5/7) sore juga akan ada fashion show yang diadakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, yang menampilkan wardrobe dari Bogor Fashion Culture, Batik Cibuluh, dan Kampung Perca. Di situ ada lomba foto fashion show-nya juga.

Sementara, Camat Bogor Selatan, Hidayatullah yang turut hadir pada acara tersebut mengapresiasi pelaksanaan acara tersebut. “Kita akan lakukan menjadi kegiatan rutin dalam upaya mengangkat potensi kearifan lokal yang ada di Mulyaharja dan Kecamatan Bogor Selatan,” kata Hidayatullah. Dirinya juga berharap agenda Mulyaharja Fest dapat memberikan motivasi bagi wilayah lain sehingga dapat mengangkat dan menggali potensi alam masing-masing wilayah.

Pihaknya juga berharap ini menjadi kick off-nya salah satu pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Mulyaharja, khususnya Bogor Selatan yang digerakkan oleh kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) dengan aparat kelurahan yang sudah digagas dua tahun lalu. “Ini menunjukan kita masih bisa eksis meski ada pandemi. Kompepar bisa berkontribusi, khususnya buat warga Mulyaharja,” tutupnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.