Peringati HTTS Dinkes Konsisten Kampanye #TeuHayangRokok

0 70

Heibogor.com – Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang jatuh setiap tanggal 31 Mei 2022, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Smoke-Free Picnic di Alun-alun Bogor. Piknik tanpa rokok ini juga merupakan bagian dari kampanye #TeuHayangRokok yang secara konsisten dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor bersama berbagai komunitas masyarakat sejak tahun 2017.

Dengan menggandeng berbagai elemen, Kadinkes Sri Nowo Retno berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepatuhan dalam penerapan Peraturan Daerah Kota Bogor No. 10 Tahun 2018 yang merupakan Perubahan Perda No.12 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Berdasarkan catatan, Retno meneruskan, Kota Bogor mencatatkan sejarah dalam pengendalian tembakau di Indonesia sejak tahun 2009. Selain menjadi salah satu kota pertama yang memiliki Perda KTR, Bogor juga tercatat sebagai kota yang melarang adanya kegiatan promosi, iklan, dan sponsor rokok di berbagai media, termasuk billboard maupun videotron yang tersebar di sudut-sudut kota.

Dirinya melihat adanya dukungan yang kuat dari masyarakat Kota Bogor terhadap Perda KTR. Hal itu terlihat dari adanya penurunan jumlah perokok di area KTR. Meskipun di sejumlah tempat makan masih ditemukan ada orang yang masih merokok.

“Berdasarkan hasil pantauan berkala yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor, 77 persen masyarakat masih menemukan perokok di dalam tempat makan atau restoran. Dari itu, komitmen dan kolaborasi antara Pemkot dan PHRI diharapkan tidak hanya menaikkan tingkat kepatuhan KTR di restoran tapi juga dalam jangka panjang dapat membantu menurunkan prevalensi perokok Kota Bogor yang masih lebih dari 44,5 persen atau sekitar 446.325 jiwa,” ungkap Kadinkes, Selasa (31/5/22).

Selain menggelar Smoke-Free Picnic di Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2022 ini, juga meluncurkan NongkrongSehatBogor.com, sebuah direktori yang berisi daftar restoran bebas rokok yang diharapkan dapat membantu wisatawan yang mencari lokasi wisata kuliner termasuk kafe dengan lingkungan yang sehat di Kota Bogor. Direktori ini, berfungsi sebagai sarana pemantauan dengan melibatkan masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan KTR di restoran yang nantinya akan disinergikan dengan aplikasi Si Badra (https://sibadra.kotabogor.go.id/download).

Pada kesempatan ini, Wali Kota Bogor, Bima Arya yang hadir melakukan penandatanganan kesepakatan bersama Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) cabang Kota Bogor untuk penerapan KTR di restoran.

“Kesepakatan restoran tanpa rokok merupakan bentuk perwujudan visi Kota Bogor yang menjadikan kota ini sebagai kota keluarga. Adanya KTR di restoran tentunya akan menarik orang untuk datang tanpa khawatir akan gangguan dari asap rokok, khususnya yang membawa keluarga tidak perlu takut lagi terpapar asap rokok,” ujar Bima Arya.

Selain dari sisi pelaku usaha, lanjut Bima, keterlibatan masyarakat juga sangat diperlukan demi menyukseskan KTR di berbagai area, termasuk di restoran. “Jangan segan-segan melaporkan jika ada pelanggaran KTR seperti tempat makan atau yang lainnya melalui kanal-kanal resmi yang tersedia. Selain melaporkan, masyarakat juga dapat mengusulkan tempat makan atau restoran yang layak masuk dalam direktori ini karena sudah memenuhi standar KTR,” tegas Bima.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.