Bank Kota Bogor Kenalkan Jenis Tabungan ke Seniman dan Budayawan Sunda

0 71

Heibogor.com –  Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kegiatan halal bi halal Paguyuban Kandaga Urang Sunda yang merupakan wadahnya pecinta dan pelestari seni budaya, sejarah, dan bahasa Sunda. Halal bi halal yang digelar di Bumi Ageung, Jalan Batutulis, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, yang berlangsung pada Sabtu (21/5/22) kemarin turut dihadiri Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh, serta 90 komunitas kesundaan di Bogor Raya.

Public Relation Perumda BPR Bank Kota Bogor, Aprillia Purwanti mengatakan, Bank Kota Bogor mendapat kesempatan untuk mengenalkan tabungan apa saja yang ada di bank milik pemerintah Kota Bogor ini kepada para seniman dan budayawan anggota paguyuban ini. “Dengan adanya  stand pameran bagian funding untuk promosiin tabungan. Sebagai BUMD milik pemerintah tentunya kita mendukung kegiatan para pelaku seni dan budayawan dan kita berharap dengan silahturahmi ini kedepannya bisa bekerjasama dalam bidang kredit atau tabungan dengan anggota di paguyuban ini,” kata Aprillia, Senin (23/5/22).

Sementara, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim berterimakasih kegiatan ini bisa berlangsung melihat paguyuban ini merupakan wadah para seniman dan budayawan yang di dalamnya juga terdapat sesepuh Bogor. Dedie juga berharap, Kandaga Urang Sunda ini bisa berkolaborasi menyatukan hati serta pikiran untuk memajukan Kota Bogor agar lebih baik lagi kedepannya. “Harapan-harapan ini harus terukur dan bisa dikordinasikan supaya tidak liar. Saya berharap paguyuban ini bisa menghasilkan manfaat bagi warga Kota Bogor,” harap Dedie. Di tempat yang sama, Ketua Umum Paguyuban Kandaga Urang Sunda, Shahlan Rasyidi mengatakan, kegiatan halalbihalal ini sebagai simbol aktifnya kembali paguyuban setelah beberapa lama vakum. Jadi, ini harus diaktifkan dan dibangkitkan kembali agar kesenian dan budaya Sunda dapat terus dilestarikan oleh generasi bangsa khususnya yang ada di Jawa Barat.

Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintah pada Pemerintah Kota Bogor ini menuturkan, Paguyuban Kandaga Urang Sunda didirikan pada tanggal 25 Juni 2005. Diprakarsai oleh para sesepuh di antaranya, Pak Rena, Pak Thamrin dari Kabupaten Bogor, sementara di Kota Bogor ada Pak Jiji, Pak Alm Herman (wartawan senior) dan Gugum. Paguyuban ini, dibuat sebagai wadah bagi pecinta dan pelestari kasundaan seperti seni Sunda, budaya, sejarah, dan juga bahasa. “Di paguyuban ini, kita mewadahi 90 organisasi termasuk para seniman ada di sini. Di sini kita kumpul untuk silaturahmi dalam bentuk acara halal bi halal. Selain silaturahmi kita juga akan merancang dan menjalankan program di bidang ekonomi dengan tujuan agar taraf ekonomi yang ada di dalamnya dapat meningkat,” kata Shahlan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.