Panen Timun Suri Menurun pada Ramadhan Tahun Ini

Enan (54) menyusun hasil panen buah Timun Suri di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). Di awal Ramadhan tahun ini, panen buah Timun Suri menurun drastis dibanding dengan panen tahun lalu. (heibogor.com/Andi)

0 210
Enan (54) memeriksa salah satu buah Timun Suri yang layak panen di lahan pertaniannya di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). ). Di awal Ramadhan tahun ini, panen buah Timun Suri menurun drastis dibanding dengan panen tahun lalu. (heibogor.com/Andi)

 

Enan (54) memeriksa salah satu buah Timun Suri yang layak panen di lahan pertaniannya di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). ). Di awal Ramadhan tahun ini, panen buah Timun Suri menurun drastis dibanding dengan panen tahun lalu. (heibogor.com/Andi)

 

Enan (54) memeriksa salah satu buah Timun Suri yang layak panen di lahan pertaniannya di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). ). Di awal Ramadhan tahun ini, panen buah Timun Suri menurun drastis dibanding dengan panen tahun lalu. (heibogor.com/Andi)

 

Hasil panen buah Timun Suri di awal Ramadhan tahun ini di sentra pertanian Timun Suri di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, menurun tajam pada Senin (4/4/2022). Awal puasa tahun ini, panen buah Timun Suri hanya di angka puluhan hingga ratusan saja. Berbeda dengan tahun lalu yang bisa memanen antara 1.000 hingga 1.500 buah per masa petik. (heibogor.com/Andi)

 

Sejumlah buah Timun Suri yang layak jual dikumpulkan Enan (54) di halaman rumahnya di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). Di awal Ramadhan tahun ini, hasil panen buah Timun Suri di sentra pertanian Timun Suri di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, menurun tajam di angka puluhan hingga ratusan saja. Berbeda dengan tahun lalu yang hasil panen bisa mencapai antara 1.000 hingga 1.500 buah per masa petik. (heibogor.com/Andi)

 

Anggota keluarga Enan (54) membersihkan buah Timun Suri hasil panen dari lahan pertaniannya di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). Di awal Ramadhan tahun ini, hasil panen buah Timun Suri di sentra pertanian Timun Suri di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, menurun tajam dibanding dengan panen tahun lalu. (heibogor.com/Andi)

 

Enan (54) menyusun hasil panen buah Timun Suri di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). Di awal Ramadhan tahun ini, panen buah Timun Suri menurun drastis dibanding dengan panen tahun lalu. (heibogor.com/Andi)

 

Anggota keluarga Enan (54) membersihkan buah Timun Suri hasil panen dari lahan pertaniannya di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). Di awal Ramadhan tahun ini, hasil panen buah Timun Suri di sentra pertanian Timun Suri di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, menurun tajam dibanding dengan panen tahun lalu. (heibogor.com/Andi)

 

Hasil panen buah Timun Suri yang dipetik Enan (54) di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). Di awal Ramadhan tahun ini, panen buah Timun Suri menurun drastis dibanding dengan panen tahun lalu. (heibogor.com/Andi)

 

Enan (54) menjual buah Timun Suri di halaman rumahnya di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). Awal puasa tahun ini, panen buah Timun Suri hanya di angka puluhan hingga ratusan saja. Berbeda dengan tahun lalu yang bisa memanen antara 1.000 hingga 1.500 buah per masa petik. (heibogor.com/Andi)

 

Enan (54) melayani pelanggannya yang membeli buah Timun Suri yang dipanennya dari lahan pertaniannya di Kampung Kemang Gudang, Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (4/4/2022). Pada awal puasa tahun lalu dirinya bisa memanen antara 1000 hingga 1500 buah per hari. Namun tahun ini dirinya hanya bisa memanen sekitar 100 buah per masa petik. (heibogor.com/Andi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.