Stasiun Bogor Raih Rekor MURI Miliki Fasilitas Layanan WiFi Gratis AdaKita

Stasiun Kereta Api Pertama di Indonesia Gunakan Internet Gratis

0 67

Heibogor.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Stasiun Bogor dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (IDX:WIFI) atau Surge sebagai institusi pendukung menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor “Stasiun Kereta Api Pertama di Indonesia yang Menyajikan Layanan Internet WiFi gratis dengan Kapasitas Tinggi dan Tercepat di Dunia” pada Kamis (31/3/22).

Penyerahan piagam penghargaan MURI diserahkan langsung oleh Direktur Operasional MURI, Jusuf Ngadri kepada Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Suryawan Putra Hia, kemudian kepada Direktur Pengembangan Bisnis Surge, Martha Rebecca, dan Wali Kota Bogor, Bima Arya di pelataran Stasiun Bogor, Jalan Nyi Raja Permas, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Suryawan Putra Hia menyampaikan, di masa pandemi ini, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dengan melakukan berbagai improvisasi dan kreatifitas salah satunya memasang jaringan FO bekerjasama dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (IDX:WIFI) atau Surge. Kerjasama yang telah terjalin dengan Surge merupakan bentuk sinergi yang kuat antara pihak BUMN dan swasta dan ini menjadi stasiun kereta api pertama di Indonesia yang memiliki kecepatan akses internet sampai 2000 mbps. Untuk dapat menggunakan Free Wifi AdaKita di Stasiun Bogor maupun tempat lainnya, masyarakat cukup mengunduh aplikasi AdaKita di Playstore maupun Appstore.

“Stasiun Bogor adalah stasiun besar yang bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bogor tapi juga Indonesia. Kami sangat bersyukur dengan dikembalikannya fungsi alun-alun memberikan multiefek dan melahirkan inspirasi-inspirasi baru. Ini yang terus kita kembangkan bersama sesuai komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI yang ingin terus memberikan peningkatan layanan kepada pengguna KRL. Semoga ini memberi dampak yang positif bagi masyarakat sekitar stasiun dan pengguna KRL,” ucapnya.

Ia menuturkan, sekarang ini, per hari keberangkatan KRL mencapai 175 perjalanan. Perjalanan pergi-pulang (PP) sebanyak 350 perjalanan. Jumlah penumpangnya sendiri sudah di angka 51 ribu. Semakin mendekati di masa normal yang mencapai kurang lebih 100 ribu. Itu sudah lebih dari 50 persen.

“Ke depan, masyarakat di daerah sekitar fasilitas PT KAI dapat mengakses internet WiFi gratis dengan mudah, nyaman, dan terjangkau sehingga kebutuhan akan aksesibilitas internet WiFi dapat terpenuhi dan berdampak positif pada berbagai aspek dan aktivitas keseharian,” ujarnya.

Sementara, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan, bahwa membangun kota itu bukan hanya mempercantik kota. Konsep yang dipegang pemerintah kota selama 8 tahun terakhir tergambar dengan jelas di titik ini. Pertama, revitalisasi yaitu mengembalikan fungsi ruang publik.

Bima mengungkapkan, banyak ruang publik yang dibajak. Ada yang secara ilegal dan yang tragisnya dibajaknya secara legal. Dibajak legal itu dilakukan oleh oknum-oknum. Di mana, tempat yang harusnya untuk publik dikuasai untuk kepentingan sendiri. Uangnya tidak masuk ke pemerintah tapi masuk ke oknum-oknum. “Banyak di mana-mana begitu. Ini salah satu contoh di Taman Topi ini. Kita kembalikan fungsinya untuk publik. Publik yang memiliki hak. Ini namanya revitalisasi,” kata Bima.

Kedua, integrasi, sambung wali kota dua periode ini. Menurutnya, kawasan itu akan lebih bermanfaat ketika integrated dengan sekelilingnya. Jadi, nyambung dengan fungsi-fungsi lainnya. Ini adalah contohnya, ada alun-alun menjadi ruang publik bersama, terintegrasi dengan fungsi transportasi KAI. Ada masjid, ada pasar juga di situ. Jadi, tidak berdiri sendiri. Semua saling menguatkan.

“Ke depan integrasi ini akan terus berkembang. Insya Allah tahun ini kita bangun sky bridge. Kemudian kita rapihkan terus pedestriannya dan saya akan bicara dengan berbagai pihak untuk melakukan pengembangan di sini tanpa APBD. Hari ini, di sini adalah contohnya. Kita berkolaborasi tanpa APBD,” ungkapnya.

Ketiga, lanjut Bima adalah akselerasi. Ketika sudah direvitalisasi, kemudian di integrasikan maka akan terjadi akselerasi. Akan banyak nanti orang-orang yang work from park. Bukan lagi work from office atau work from home. “Karena internetnya kencang maka akan terjadi banyak sekali aktivitas lain di sini. Ketika banyak kegiatan ini maka di sini akan hidup. Untuk apa? Untuk PAD, untuk kesejahteraan kemaslahatan bersama. Itu yang saya maksudkan dengan akselerasi. Awalnya dari revitalisasi berkembang menjadi integrasi kemudian akhirnya terjadi akselerasi. Di sini menjadi salah satu contohnya,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Pengembangan Bisnis Surge, Martha Rebecca menjelaskan, kecepatan internet yang mencapai 2000 mbps ini karena ada integrasi langsung dari pembangunan jaringan serat optik dari Weave (anak usaha Surge),yang berada di sepanjang jalur kereta api pulau Jawa. Dengan dukungan Pemkot Bogor, layanan internet WiFi gratis dengan kecepatan tinggi tidak hanya dapat dinikmati bagi pengguna kereta di Stasiun Bogor, namun juga oleh masyarakat di wilayah sekitar stasiun termasuk Alun-Alun Kota Bogor. Nantinya Surge dapat berkontribusi dalam membangun dan meningkatkan ekonomi digital di Bogor dan Pulau Jawa.

“Penghargaan MURI yang ditujukan kepada PT KAI, maupun Pemkot Bogor dan Surge sebagai institusi pendukung menjadi acuan bagi Surge untuk semakin berinovasi dan menghadirkan layanan yang memberikan dampak bagi masyarakat luas. Kami terus mendorong kehadiran Free Wifi AdaKita di berbagai ruang publik, agar dampak sosial konektivitas ini dapat dinikmati lebih banyak masyarakat,” harapnya.

Martha menjelaskan, dipilihnya Stasiun Bogor, karena memiliki history sebagai stasiun kereta api pertama yang didirikan 1881. Penghargaan dari MURI ini, menjadi percontohan bahwa Stasiun Bogor adalah stasiun yang tidak kalah dengan fasilitas stasiun kereta api kelas dunia. Hal ini juga sejalan dengan misi Pemerintah Kota Bogor dalam mempercepat transformasi ekonomi digital dan Kota Cerdas Indonesia.

“Melihat inovasi dan teknologi yang di deliver PT KAI, kami ingin mensupport Stasiun Bogor menjadi proyek percontohan bagi stasiun-stasiun lain. Selain itu, layanan ini mendorong peluang PT KAI bersaing secara global dengan berbagai stasiun kelas dunia yang menyediakan internet WiFi berkapasitas besar dan gratis,” ujarnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.