Ratusan Sekolah Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Masih Banyak Siswa yang Kebingungan

0 66

Heibogor.com –  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada hari ini, Senin (21/3/22) mulai digelar di Kota Bogor. Sebanyak 576 sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat melaksanakan PTM terbatas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Hanafi mengatakan, pelaksanaan PTM terbatas dilakukan berdasarkan surat edaran Nomor: 08/STPC/03/2022, tentang pelaksaan PTM terbatas di Kota Bogor. Kebijakan PTM terbatas berlaku untuk semua jenjang pendidikan yang ada di Kota Bogor, mulai dari jenjang Paud, TK, SD, SMP hingga SMA sederajat.

“Jadi, mulai hari ini semua sekolah di setiap jenjang pendidikan diperbolehkan melaksanakan PTM terbatas, tetapi tetap dengan maksimal kapasitas 50 persen. PTM terbatas ini, kami lakukan sesuai dengan arahan dan restu dari pak wali yang tertuang dalam surat edaran,” jelas Hanafi, Senin (21/3/22).

Hanafi menjabarkan, sebelum pelaksanaan PTM terbatas, Dinas Pendidikan Kota Bogor telah bersurat kepada sekolah-sekolah untuk mempersiapkan fasilitas pendukung protokol kesehatan. Siswa yang mengikuti PTM terbatas ada siswa kelas 1-3 SD, kelas 4-5 SD juga ada, lalu siswa SMP, SMA sederajat.

“Sekolah yang berada di bawah Dinas Pendidikan totalnya ada 407, yang terdiri 280 SD dan 127 SMP. Jumlah itu belum termasuk sekolah TK, PAUD, KBM, dan lembaga pendidikan yang berada di bawah Kemenag dan KCD. Pada dasarnya sekolah-sekolah di Kota Bogor ini sudah sangat siap untuk melaksanakan PTM, mulai dari aturan prokes, ruang isolasi, dan lainnya,” ungkapnya.

Sementara, Kasi Pengawasan KCD Wilayah II Jabar, Irman Khaerudin mengatakan, saat ini seluruh sekolah jenjang SMA/SMK, hingga SLB sudah kembali melaksanakan PTM terbatas. Sebanyak 169 sekolah yang berada di bawah naungan KCD Wilayah II Jawa Barat sudah melakukan pembelajaran secara langsung dengan kapasitas 50 persen sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan terkait PTM di Kota Bogor. “Rincianya untuk jenjang SMA 55, SMK 103, dan SLB 11 sekolah. Jadi, semua sekolah sudah mulai besok sesuai edaran dari Satgas juga KCD,” pungkasnya.

Dari pantauan di SDN Polisi 1 Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, sejumlah murid kelas 1 dan 2 nampak kebingungan baik itu kaitan letak kelas, toilet hingga cara masuk ke dalam gedung sekolah yang tidak bisa didampingi orangtuanya masing-masing begitu memasuki halaman sekolah pada hari pertama itu, lantaran mereka tidak pernah melaksanakan belajar di lingkungan sekolah sebelumnya. “Bukan bingung lagi, harap dimaklum ya, karena kan kelas 1 dan 2 itu baru masuk sekolah sejak pandemi melanda pada 2020 lalu,” kata Kepala SDN Polisi 1, Tati Sukmawati.

Tati mengatakan, dalam pelaksanaan PTM Terbatas ini, pelajaran yang diberikan khususnya bagi siswa kelas 1 dan 2 lebih ke pengenalan lingkungan sekolah, guru, teman-temannya hingga kaitan protokol kesehatan. “Baru kenalan, karena kemarin kan dilakukan secara virtual ya, sekarang dilakukan PTM, tetap dengan Prokes,” ucapnya.

“SDN Polisi 1 membagi dua kelompok kegiatan belajar offline di lingkungan sekolahannya. Terdiri dari siswa kelas 1, 5 dan 6 mengikuti kegiatan belajar mengajar pada pukul 07:30-09:30 WIB. Kemudian, dilanjutkan siswa kelas 2, 3 dan 4 pada pukul 10:00-12:00 WIB,” tambahnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.