Peringati Hari Perempuan Internasional 7 KWT Adakan Panen Serentak

0 223

Heibogor.com – Memperingati International Woman’s Day atau Hari Perempuan Internasional, tujuh Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Bogor menggelar kegiatan panen serentak pada Selasa (8/3/22). Tujuh KWT yang melakukan panen serentak tersebut yakni KWT Asri GWKP Kelurahan Bubulak, KWT Nuri Kelurahan Ciluar, KWT MBR Kelurahan Katulampa, KWT Bina Tani Kelurahan Muarasari, KWT Srikandi Kelurahan Kd.Badak, KWT Ciriwis Kelurahan Cipaku, dan KWT Sehati Kelurahan Curug.

Panen serentak dibuka langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S Rasmana di lokasi panen KWT Asri GWKP, Kelurahan Bubulak, dengan didampingi sekcam Bogor Barat, Lurah Bubulak, Direktur Polbangtan, dan Ketua KWT Asri GWKP, Dian Martha Ekasusanti.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S Rasmana menyampaikan, bahwa panen serentak ini adalah bagian dari program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang digaungkan oleh pemerintah. Diharapkan dengan panen serentak bersama tujuh KWT di Kota Bogor ini, bisa memberikan semangat serta motivasi kepada kelompok tani lain.

“Jadi, program P2L dari pemerintah provinsi ini, sangat bermanfaat karena bisa meningkatkan persediaan pangan di wilayah. Sehingga bila terjadi sesuatu semisal kelangkaan pangan, bencana atau perang secara otomatis masyarakat setempat tidak usah lari ke pasar atau minimart untuk memenuhi kebutuhan pokoknya karena itu sudah di fasilitasi oleh KWT-KWT melalui program P2L. Ini yang menjadi strategi ketahanan nasional kita,” ucap Anas.

Anas menerangkan, untuk program P2L, kelompok tani tidak perlu tanah yang luas. Walaupun cuma 50 meter itu bisa dipertimbangkan dengan catatan lahan tersebut bisa dikelola sampai lima tahun dengan izin atau persetujuan pemiliknya atau yang dikuasakannya.

“Peluang petani kota untuk memenuhi pasar domestik itu sangat besar. Dari itu, di tahun 2022 ini, pihaknya akan meningkatkan kuantitas produksi pertanian. Kita juga akan mengembangkan KWT melalui kegiatan bimtek, pameran, hilirisasi melalui kemasannya, meningkatkan fungsi toko tani, supaya produk-produk dari KWT ini terjual. Termasuk penguasaan jual beli melalui digital yang mana saat ini sudah ada aplikasinya untuk pencatatan hitung dagang atau akuntansi praktis untuk UMKM pertanian dan perikanan. Itu sudah secara digital,” ungkapnya.

Sementara, Ketua KWT Asri GWKP, Dian Martha Ekasusanti mengatakan, KWT Asri GWKP hari ini memanen sawi jepang 2 bedeng, sawi hijau 2 bedeng, selada hijau 1 bedeng, dan selada kepala 2 bedeng. “Dalam satu minggu kita melakukan panen sayur secara bergantian seperti pakcoy, kangkung dan bayam. Jadi, berputar tidak bersamaan. Kalau sawi jepang kita selalu ready. Setiap minggu itu pasti ada,” terang Dian.

Ia menjelaskan, sawi jepang belum banyak dikenal orang. Kegunaannya untuk apa, di masaknya seperti apa, panennya dipotong atau dirabut?” Karena kita sering promosikan di sosial media ketika panen jadi sawi jepang sekarang mulai dikenal walaupun tidak banyak. Kalau yang sudah tahu pasti ada yang datang kesini seperti dari Ciomas, Kemang, Baranangsiang,” katanya.

Masih kata Dian, kelompoknya mendapatkan bantuan P2L di akhir Oktober 2021 dan mulai dikerjakan awal November 2021. Ada 34 KWT di Kota Bogor yang mendapat bantuan P2L di tahun itu. “Kalau misalnya ada bantuan lagi, kita juga akan meningkatkan sarana dan prasarana seperti membuat saung, dapur, toilet, gudang. Karena kedepan kita juga ingin memproduksi ayam asap dan ikan asap,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.