Jelang Imlek Vihara Dhanagun Bersihkan Batangan Hio, Lambang Keberkahan di Tahun Macan Air

0 178

Heibogor.com – Ritual ayak abu menjadi tradisi aktivitas yang wajib dilakukan menjelang perayaan hari Imlek bagi masyarakat Tionghoa. Ritual ini, dilakukan di vihara-vihara atau klenteng. Vihara Dhanagun yang berlokasi di Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Pengurus Vihara Dhanagun Khoe Yung Hin saat ditemui pada Rabu (26/01/22) menjelaskan, ini adalah ritual membersihkan sisa-sisa potongan batangan hio yang sudah setahun menumpuk di dalam hiolo. Karena kalau tidak dibersihkan dalam setahun ini akan jadi padat. Makin lama makin keras.

“Di Vihara Dhanagun ini, ada 13 hiolo yang abunya diayak. Setelah dibersihkan, abu ini kembali diletakkan ke dalam hiolo,” kata Ko A Yung panggilan akrabnya. Ia melanjutkan, pasca dilakukan pembersihan abu, nantinya akan dilakukan ritual mandi rupang dan bersih altar yang dijadwalkan akan dilaksanakan hari Kamis (27/1/22). “Semua patung yang ada di vihara akan dibersihkan. Siapa saja bisa ikut membersihkan baik pengurus maupun warga Tionghoa lain yang mau bantu, silahkan,” sambungnya.

A Yung mengatakan, tidak ada tujuan spesifik dari pembersihan ini. Tradisinya memang dilakukan setiap tahun untuk menyambut tamu dari mana saja yang ingin berkunjung dan beribadah ke vihara. Sehingga suasana tahun baru Imlek terasa lebih nyaman dan bersih.

“Pembersihan sisa-sisa kotoran ini dimaknakan dengan membersihkan hati kita yang rasanya masih banyak yang kotor. Itu kita bersihkan. Ditambah di tahun ini adalah shio macan air. Itu melambangkan keberkahan. Harapan manusianya semoga tahun ini mendatangkan keberkahan dan kelimpahan. Tapi itu pun kembali lagi ke manusianya. Jika manusianya malas dan berbuat hal-hal yang ga bener itu akan membuat keberkahan juga menjadi jauh,” terangnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.