Hati-hati! Cuaca Ekstrem Berpotensi Angin Puting Beliung dan Longsor, Masyarakat Diminta Waspada

0 96

Heibogor.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa cuaca ekstrem masih bisa terjadi hingga saat ini. Tak terkecuali di Kota Bogor. Untuk itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta masyarakat lebih waspada dengan kondisi tersebut. Hal itu dikatakan Dedie usai menerima laporan kejadian bencana di Kota Bogor, Selasa (25/1/22).

“Seiring dengan perkembangan dan situasi cuaca, BMKG menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem belum akan berhenti hingga kemarin. Kita harus waspadai kemungkinan terjadinya lagi angin puting beliung dan curah hujan tinggi,” kata Dedie. Masyarakat pun dihimbau untuk menghindari lokasi – lokasi yang rawan terdampak cuaca ekstrem. Seperti misalnya ruas jalan yang memiliki banyak pohon besar, hingga masyarakat yang tinggal di lokasi rawan longsor.

“Saya juga sudah meminta kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) khususnya untuk kembali mengontrol pohon – pohon yang saat ini dikategorikan memiliki risiko rawan patah atau tumbang dan pohon – pohon yang berumur tua,” paparnya.

Pun kepada masyarakat yang berada di bantaran kali atau sungai senantiasa waspada. Masyarakat diminta membantu menjaga kelestarian lingkungan. Semisal tidak membuang sampah sembarangan. “Jadi, kalau pun terjadi cuaca ekstrem, mau itu curah hujan tinggi ataupun yang lain tidak menimbulkan banjir yang berkepanjangan,” sahutnya.

Masih kata Dedie, masyarakat juga harus berpartisipasi dalam mengemban ilmu mitigasi bencana. Paling tidak, masyarakat bisa memahami dan lebih waspada ketika potensi atau risiko bencana ini muncul. “Harus ada pengetahuan masyarakat soal itu. Misalnya bagi mereka yang tinggal dekat dengan pohon – pohon besar yang rawan tumbang atau patah. Atau masyarakat yang tinggal di bantaran, jangan membangun bangunan yang menambah beban TPT (Tembok Penahan Tanah). Mudah – mudahan masyarakat bisa lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem ini,” harapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.