Fenomena La Nina dan Cuaca Ekstrem Berlangsung hingga Februari 2022

Intensitas Hujan Makin Tinggi

0 144

Heibogor.com – Kondisi fenomena badai La Nina seperti yang sudah diprediksi sebelumnya masih akan mendominasi sebagai triger kejadian cuaca ekstrem di 2021 dan akan berlangsung hingga Februari 2022.

Kepala Stasiun Meteorologi Citeko-Bogor, Fatuhri menjelaskan, fenomena La Nina yang berupa perubahan dan anomali suhu permukaan laut di wilayah pasifik, menyebabkan wilayah barat Samudera Pasifik termasuk wilayah perairan Indonesia cenderung “menghangat” suhu permukaan lautnya.

“Hal ini menyebabkan atmosfer di Indonesia ‘kaya’ akan uap air sehingga hujan yang terjadi cenderung meningkat baik dari jumlah dan intensitasnya,” terang Fatuhri saat dikonfirmasi, Kamis (20/1/22).

Dalam beberapa hari terakhir ini, sambungnya, dari tanggal 18-20 Januari 2022 juga terdapat pola angin yang cenderung terjadi pengumpulan dan pertemuan (konvergensi) di sekitar wilayah pulau Jawa bagian Barat dan Tengah sehingga uap air cenderung lebih cepat terkumpul dalam jumlah dan cakupan wilayah yang luas yang mengakibatkan peningkatan hujan di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Terkait peristiwa gempa dan tsunami di beberapa tempat tidak ada hubungannya sama sekali dengan peristiwa cuaca karena merupakan fenomena yang berbeda,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.