PPI Gandeng FHCI Luncurkan Program Magang di Kementerian BUMN

0 357

Heibogor.com – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia  berkolaborasi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) meluncurkan program Indonesia Global Talent Internship (IGTI) 2021. Program ini merupakan bentuk inisiatif kolaborasi dan pintu gerbang bagi para pelajar Indonesia di luar negeri khususnya yang sedang menempuh S2 dan S3 untuk berkesempatan berkontribusi langsung di 44 proyek strategis yang tersebar di 7 perusahaan BUMN.

“Mewakili seluruh pelajar Indonesia di luar negeri sangat mengapresiasi Kementerian BUMN yang telah mendengarkan aspirasi para pelajar untuk diberikan kesempatan magang di perusahaan BUMN sekaligus berfokus pada Human Capital Development yang nantinya diharapkan turut serta dalam pembangunan bangsa melalui Kementerian BUMN,” ujar Koordinator PPI Dunia periode 2021/2022 Faruq Ibnul Haqi.

“Program IGTI ini adalah yang pertama kali dalam sejarah PPI Dunia. Ini adalah wujud kerjasama pentahelix antara PPI Dunia dengan Kementerian BUMN untuk memaksimalkan talenta-talenta muda yang ada di luar negeri untuk turut serta dalam membangun bangsa” ujar Kandidat Doktor dari University of South Australia, Adelaide.

Koordinator PPI Dunia ke-11 ini juga menambahkan bahwa program IGTI ini sebagai wujud link and match potensi pengembangan riset di luar negeri agar bisa dikontribusikan bagi Indonesia dalam rangka membersamai Indonesia Emas 2045. Menteri BUMN, Erick Thohir juga mengajak para pelajar di mancanegara untu mengambil kesempatan emas ini. “Semoga dengan program ini, dapat meningkatkan minat para pelajar Indonesia di luar negeri untuk kembali dan berkontribusi ke Indonesia setelah menyelesaikan studinya,” ungkap Erick.

“Saya menyambut baik program ini, karena program ini sangat baik dan relevan karena perlu kita sadari, bahwa disrupsi yang sekarang ini terjadi disebabkan oleh digitalisasi dan anak muda. Ibarat kita ingin menang perang, kita harus memiliki tim yang mengerti apa yang kita hadapi. Inilah pentingnya keberpihakan untuk memberikan kesempatan kepada kepemimpinan muda,” ujar Menteri BUMN, Erick Thohir.

Erick Thohir juga menambahkan, ada dua hal yang krusial yaitu optimisme yang luar biasa dan kegundahan pada generasi muda. Oleh karena itu diperlukan kapabilitas, bekerja dengan sungguh-sungguh dan terus belajar. Dengan bonus demografi mengingatkan BUMN untuk terus berkembang dan melakukan tranformasi serta menyiapkan future leadership dan melakukan perbaikan distrupsi, ungkap Erick Thohir.

Erick Thohir menegaskan diakhir keynote-nya, agar program ini berlanjut dan berkesinambungan agar kita tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh negara-negara di Amerika Latin, yang lupa berinvestasi ada anak muda dan research and development. Selain itu, juga lupa merubah business model untuk menghadapi distrupsi.

Forum Human Capital Indonesia (FHCI) sebagai mitra Kementrian BUMN juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementrian BUMN dan PPI Dunia. “Momentum ini merupakan kesempatan untuk memperluas pengalaman berkarya dan mengenal budaya lingkungan kerja di BUMN dengan talenta global yang dimiliki oleh para pelajar Indonesia di luar negeri.” ujar selaku Ketua Umum FHCI, Alexandra Askandar

Selain itu, perwakilan dari PPI Negara dan PPI Dunia Kawasan pun telah berbincang langsung dengan Ketua FHCI dan Deputi BUMN mengenai tanggapan para pelajar mengenai program ini. “Para pelajar Indonesia di Taiwan sangat mengapresiasi program ini dan menunjukkan ketertarikan yang luar biasa untuk berkontribusi langsung dalam perusahaan BUMN sesuai dengan displin ilmu yang dimiliki,” jelas Adi perwakilan dari PPI Dunia Kawasan Asia-Oseania.

Di akhir acara, perwakilan dari beberapa perusahaan BUMN melakukan mentoring dan menjelaskan beberapa proyek dan bidang ilmu yang dibutuhkan agar para pelajar Indonesia luar negeri yang tertarik mengikuti program ini dapat memilih proyek dan riset yang sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki dan kebutuhan perusahaan BUMN saat ini. Adapun 7 perusahaan tersebut adalah PT Pertamina, PT Telkom Indonesia, PT PLN, PT Biofarma, PT Bank Tabungan Negara, PT Perkebunan Nusantara III, dan MIND ID. (**)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.