Kongres ke-V JKPI Beri Inspirasi untuk Ekonomi Kreatif

0 90

Heibogor.com – Pembukaan pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Welcoming Dinner yang merupakan rangkaian acara Kongres ke-V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2021 secara resmi dibuka Wali Kota Bogor, Bima Arya di Bogor Creative Centre (BCC), Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, pada Kamis (2/12/21) malam.

Turut hadir Ketua Presidium JKPI Tahun 2021, Alfedri, Direktur Eksekutif JKPI, Nanang Asfarinal didampingi Dewan Pakar, Gaura Mancacarita dan Taufik Rahzen. Kemudian, Danrem 061 Suryakencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, perwakilan DPRD Kota Bogor dan 27 kepala daerah atau yang mewakili.

Wali Kota Bogor, Bima Arya di hadapan tamu undangan menyebutkan, pelaksanaan Kongres ke-V JKPI merupakan sejarah, kebanggaan dan kehormatan luar biasa bagi Kota Bogor. “Mohon maaf jika ada penyambutan yang kurang berkenan dan Insya Allah saat kongres para peserta akan mengenakan pakaian kebesaran adat daerah masing-masing,” kata Bima Arya saat menyampaikan ucapan selamat datang.

Bagi para kepala daerah maupun perwakilan peserta kongres Bima Arya meminta untuk tidak sungkan menyampaikan segala keperluan para kepala daerah maupun perwakilan anggota JKPI kepada para Liaison Officer (LO) yang telah dipersiapkan dan di training sebelumnya.

Sementara itu, Ketua Presidium JKPI Tahun 2021 yang merupakan Bupati Siak, Alfedri  mengatakan, suatu kebahagiaan tersendiri bagi seluruh anggota JKPI dalam menjaga kemajuan kebudayaan kota pusaka di Indonesia. “Atas nama anggota dan pengurus kami mengucapkan terima kasih atas persiapan yang dilakukan cukup luar biasa,” ujarnya.

Selain pameran produk unggulan UMKM dari masing-masing daerah, juga ditampilkan pagelaran budaya sebagai promosi budaya daerah masing-masing yang merupakan bagian dari budaya nasional bangsa. “Budaya daerah kita yang luar biasa kaya yang memberikan inspirasi bagi industri ekonomi kreatif dan dengan kemajuannya akan memajukan ekonomi masing-masing daerah,” sebutnya.

Menurutnya, jika dilihat dari konteks kebudayaan dan kearifan lokal yang melahirkan ide-ide kreatif diharapkan bisa memajukan tidak hanya ekonomi, tetapi juga dilihat dari sisi budaya, sehingga nantinya kemajuan ekonomi kreatif sejalan kemajuan budaya dan perkembangannya.

“Kota pusaka menjadi wujud kita dalam memajukan masing-masing budaya, saling menguatkan, saling berkolaborasi, saling memajukan dan saling membesarkan. Dengan pameran ini, mudah-mudahan ke depan membawa kita bangkit kembali dari sisi ekonomi dengan perbaikan-perbaikan ekonomi,” harap Alfedri.

Alfedri menyebutkan, dari 50 anggota JKPI, Kongres ke-V JKPI di Kota Bogor akan dihadiri 38 perwakilan daerah. Sementara, untuk Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JKPI akan dilaksanakan di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Usai sambutan, dilanjutkan meninjau booth pameran produk unggulan UMKM daerah peserta JKPI. Seperti dari Kabupaten Muna, Kabupaten Siak, Kota Palembang, Kota Malang, Kota Banjarmasin, Kota Pekalongan, Banda Aceh, Kota Langsa, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Jepara. Selain itu, disuguhkan hiburan musik dan tarian budaya yang diawali dari Kota Bogor, selanjutnya Kota Belitung Timur yang menyuguhkan lagu khas daerah Belitung Timur dan daerah lainnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.