Musim Pancaroba Waspada ISPA dan DBD!

0 84

Heibogor.com – Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat diminta untuk mewaspadai penyakit menular lainnya. Sebab di tengah musim pancaroba seperti saat ini penyebaran penyakit lainnya memungkinkan dapat terjadi.

”Saat ini musim tidak menentu kadang kemarau dan hujan, sehingga harus diwaspadai terhadap penyebaran penyakit,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Surveilans (P3MS) Dinkes Kota Bogor, dr. Tengku Yeni Febrina, Kamis (25/11/21).

Oleh karenanya Dinkes mengimbau masyarakat tidak hanya waspada dengan Covid-19. Akan tetapi mewaspadai dengan penyakit menular lainnya seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Inspeksi Saluran Penapasan Akut (ISPA), diare dan penyakit menular lainnya.

Caranya masyarakat terus melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Rentannya terserang ISPA saat musim pancaroba, ada baiknya mulai sekarang melakukan beberapa langkah pencegahan. Pertama, konsumsi makanan yang bergizi dan selalu cukupi kebutuhan cairan harian. “Dengan memenuhi kebutuhan gizi setiap harinya, maka sistem kekebalan tubuh juga dapat bekerja dengan maksimal untuk melawan segala jenis infeksi dari virus atau bakteri penyebab penyakit, termasuk ISPA,” katanya.

Yang kedua, berhenti merokok dan usahakan untuk tidak terlalu sering berada di lingkungan yang banyak berasap. Kemudian, hindari stres karena dapat menurunkan kekebalan tubuh. Yang tak kalah penting juga rutin melakukan olahraga serta hindari melakukan kontak dengan penderita ISPA. “Memakai masker bisa mencegah hampir 90 persen penyebaran virus,” tukasnya.

Terakhir, konsumsi vitamin yang cukup, terutama vitamin C. Dengan mencukupi kebutuhan vitamin C, sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi secara maksimal untuk melawan berbagai jenis penyakit. “Vitamin C bisa diperoleh secara alami dalam buah dan sayuran seperti jeruk, pepaya, mangga, dan brokoli,” tuturnya.

Dengan menggalakan PHBS, kata Yeni maka dapat mencegah munculnya penyakit. Upaya ini dapat digiatkan di lingkungan keluarga dan lingkup sekitarnya. Intinya kewaspadaan terhadap penyakit lainnya selain Covid-19 harus terus dilakukan.

‘”Masyarakat harus tetap waspada terhadap DBD,” ujarnya. Terutama dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan kegiatan menguras, menutup, mendaur ulang (3M) plus yaitu menghindari gigitan nyamuk di lingkungan rumah, perkantoran, tempat kerja, sekolah dan tempat-tempat umum.

 

 

 

 

.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.