PPKM Berada di Level Dua Masyarakat Diminta Tak Usah Berlebihan

0 117

Heibogor.com – Kota Bogor menjadi salah satu dari beberapa wilayah di Jawa Barat saat ini berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, pada PPKM level 2 tidak terlalu berbeda dengan aturan-aturan pada PPKM periode sebelumnya.

Hanya pada PPKM Level 2, sambung Agus, untuk pengawasan lebih dimaksimalkan kepada pembinaan dari dinas-dinas terkait ketimbang penindakan. Ia mencontohkan misalnya sektor wisata, itu tupoksi dari Disparbud. Atau pembinaan dan pengawasan operasional mal ada di bawah Disperdagin. “Mereka intens pengawasannya. Nah urusan penindakan sekarang lebih diminimalisir, jadi langkah terakhir di PPKM level 2 ini dimaksimalkan di pembinaan supaya sesuai koridor,” terangnya, belum lama ini.

Ia juga tidak menampik dengan adanya kelonggaran berpotensi meningkatnya kunjungan ke Kota Bogor pada PPKM level 2. Oleh karena itu, pihaknya tetap akan mengutamakan pembinaan dari dinas-dinas terkait sebelum melakukan penindakan. “Karena pemburu pelanggar PPKM tetap ada ya. Tetap patroli untuk menjaring pelanggar protokol kesehatan atau pelaku usaha yang melanggar jam operasional atau kapasitas. Potensi datangnya warga luar Kota Bogor juga harus diantisapasi, perlu atur kerumunan itu,” ujarnya.

Agus mengatakan, pada PPKM Level 2 tempat wisata, kafe, restoran, mal atau bioskop sudah boleh dibuka dengan pembatasan jam operasional dan kapasitas. Meski Kota Bogor saat ini turun ke PPKM Level 2, ia tetap mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Penekanannya kita nggak boleh euforia di level dua ini. Meskipun Kota Bogor sudah vaksin 90 persen, warga sudah divaksin, tetap kalau di luar pakai masker. Lalu ada beberapa sektor yang dilonggarkan, tapi yang jelas tetap kita akan ambil langkah tegas kalau ada individu atau pelaku usaha yang melanggar,” tegasnya.

Secara umum, kata dia, Kota Bogor tetap mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri 53/2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1, yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Senin (18/10/21) lalu. “Di level 2 itu kan kafe, restoran, THM ya sesuai aturan itu kan boleh beroperasi sampai jam 21:00 WIB. Ya mungkin situasional kita tolerir sampai jam 10 malam. Selain itu bedanya kan cuma peningkatan jumlah kapasitas yang dibolehkan yang penting menjaga jangan sampai ada euforia di masyarakat pada PPKM level 2. Karena ya tetap judulnya kita itu masih dalam aturan PPKM,” tutup Agus.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.