Dibalik Suksesnya Vaksinasi Bogor Utara Ada Tim Solid yang Saling Bantu dan Beri Dukungan

0 194

Heibogor.com – Banyak cerita suka duka tenaga kesehatan selama menjalani kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi warga. Salahsatunya Drg. Astrid Dewi Prabaningtyas yang menjadi penanggungjawab tim vaksinator UPTD Puskemas Bogor Utara, Kota Bogor.

“Selama kami menjalani tugas selain bertemu banyak orang kemudian rata-rata banyak warga yang takut, ada yang senang bahkan ada yang memang menantikan sejak lama untuk mendapatkan jatah vaksin tersebut,” ucapnya usai menjalani rutinitasnya, Kamis (30/9/21).

Selama menjadi pengawas tim vaksinator, Astrid menuturkan banyak orang yang tak mau disuntik vaksin sehingga membuat tim vaksinator kewalahan untuk memberikan pengertian. Alasanya, kata Astrid cukup beragam di mana salahsatunya keraguan terhadap isi kandungan vaksin Covid-19.

“Lebih banyak sukanya dibanding dukanya. Banyak cerita lucu bagi warga yang memiliki ketakutan berlebihan dan juga sebaliknya dari kami sebagai tenaga kesehatan. Sampai ada yang menjerit dan teriak-teriak takut dengan jarum suntik,“ beber Kepala UPTD Puskesmas Bogor Utara itu yang menjabat sebagai Wakil Direktur Tenaga Kesehatan mendampingi Direktur Sentra Vaksin Bogor Utara yakni Kepala Dinas UMKM.

Astrid menjelaskan, suka duka awalnya adalah saat vaksinasi dengan sasaran lansia yakni pendataan sasaran dibantu kader bahkan seluruh staf menjadii penanggungjawab RW namun animonya sangat rendah. Kemudian, untuk sasaran disabilitas mental dan fisik petugas harus door to door untuk mendatangi sasaran.

Kemudian bagi umum, awalnya skema yang dilakukan di sentra besar tapi untuk percepatan akhirnya sentra dibuka ditiap wilayah yang bekerjasama dan berbagi tugas dengan lintas sekitar seperti mendata sasaran usia 12 tahun ke atas kemudian menghadirkan calon penerima serta mengatur alur pelaksaan vaksinasi yang sangat membantu tenaga kesehatan.

Tim vaksinator memiliki cara untuk mengatasi penolakan bagi calon penerima vaksin sehingga petugas harus dengan sabar memberikan pemahaman manfaat dan pentingnya vaksinasi. Khusus tenaga kesehatan yang berhubungan dengan orang lain, pastikan diri sendiri sehat. “Intinya sehatkan diri sendiri, kuat dan lindungi diri sendiri karena apa yang dipraktikkan ke orang lain untuk saling melindungi satu sama lain karena kami memberikan pelayanan,” jelasnya.

Menurut wanita penyuka warna hitam itu, seseorang bisa terkonfirmasi Covid-19 dapat divaksin setelah melewati tiga bulan masa pemulihan yang berguna bagi daya tahan tubuh agar tak terkonfirmasi Covid-19 kembali.

Saat ini, capaian sasaran Puskesmas Bogor Utara di antaranya Kelurahan Tanah Baru 17.950 capaian 85%, Cibuluh 10.591 capaian 93% dan Cimahpar 18.582 capaian 82%. Pihaknya pun berterima kasih dengan bantuan segala lintas sektor seperti Camat Bogor Utara, Kapolsek, Danramil, Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas, RT  RW dan para kader yang tak pernah lelah membantu percepatan vaksinasi Covid-19.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.