Terinspirasi Transformers Yusuf Ciptakan Karakter Miniatur Robot dari Barang Bekas

0 308

Heibogor.com – Jalan hidup seseorang memang tak bisa ditebak seperti apa meski banyak rintangan tak menyurutkan seseorang untuk bisa meraih kesuksesan. Hal itu yang dirasakan oleh Yusuf (29) pria asal Kampung Rawadulang RT02/03, Cisarua, Kabupaten, Bogor yang mengaku yang awalnya iseng itu tak pernah menyangka hasil karya utak atik tangannya mendulang pundi- pundi rupiah.

Yusuf masih ingat betul saat dirinya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena dampak pandemi Covid-19 sehingga membuatnya harus memutar otak agar bisa tetap produktif dan menghasilkan pemasukan untuk keluarganya. Tak dianya, terinspirasi dari film Transformers, Yusuf kemudian mencoba berinovasi dengan membuat sebuah miniatur robot dari sampah barang bekas. Walhasil, ‘transformers’ hasil buatannya berhasil menarik perhatian pembeli dari berbagai wilayah di Indonesia.

Yusuf menceritakan, ketertarikannya untuk mencoba membuat miniatur transformers seingatnya di tahun 2009. Model pertama yang ia buat adalah motor dan robot. “Awalnya cuma coba-coba dan iseng aja. Gak kepikiran untuk dijual atau menjadi usaha. Saya belajar secara  mandiri dan tidak dikonsep. Jadinya seperti apa juga ga tau. Jadi, mengalir saja,” ujar ayah satu anak ini, saat ditemui di rumahnya, Rabu (22/9/21).

Untuk bahan, lanjutnya, ia menggunakan bahan yang mudah didapat dan tidak perlu modal yang besar. Dipilihlah sampah barang bekas seperti korek gas, botol plastik oli, kaleng susu bekas, dan plastik toples yang cocok untuk dibuat pola.

“Kepikiran dijual itu tahun 2020 setelah saya kena PHK. Saya putar otak bagaimana caranya miniatur robot yang saya buat dapat terjual. Akhirnya saya rapikan lagi supaya lebih menarik dan orang tertarik terus saya posting ke Facebook. Mungkin dari situ oleh teman-teman saya di-share lagi jadi banyak yang tahu sampai akhirnya ada yang tertarik membeli,” kata mantan karyawan kafe ini.

Setelah ada yang tertarik dan membeli, sambung Yusuf, baru kemudian niat kegiatan tersebut dibuat serius. Kalau sebelumnya hanya iseng aja membuatnya waktu masih kerja. Orang yang pertama membeli itu dari Probolinggo. Dia membeli miniatur robot Optimus Prime. Itu di tahun 2020. Dia memberi masukan juga agar membuat model karakter hewan.

“Karakter serangga baru saya buat tahun 2020. Hewan yang saya buat di antaranya lebah, belalang, laba-laba, udang, ikan, capung. Setiap objek yang saya bikin saya posting di Facebook dan Youtube. Alhamdulillah banyak yang pesan. Ada yang beli satu model 1-4 buah. Model yang banyak diminati itu lebah dan belalang,” bebernya.

Yusuf menjelaskan, untuk lama pembuatan satu karakter membutuhkan waktu satu sampai dua hari tergantung tingkat kerumitannya. Peralatan yang digunakan juga cukup sederhana yakni gergaji ukir, pisau cutter, lem, gunting, tang dan solder.

“Satu buahnya saya jual paling rendah Rp150 ribu dan yang paling tinggi Rp250 ribu. Itu yang berukuran panjang 10-15 cm. Ini saya promosikan hanya lewat sosial media FB dan Youtube dan alhamdulillah pembelinya sudah dari mana-mana. Seperti pernah ada dari Nias, Jayapura, Kendari, Sulawesi Tenggara, Palembang, Bali. Kalau dari Jawa semua pernah dari Jawa Barat, Tengah dan Timur, Solo, Surabaya, Yogyakarta. Rata-rata pembelinya itu hobi atau buat koleksi,” ujarnya.

Yusuf mengungkapkan, usaha yang menjadi mata pencaharian di tengah kondisi pandemi ini, ia jalankan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari keluarganya. Terlebih modal yang dikeluarkan tidak besar dan bahan yang digunakan pun mudah didapat di lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah dalam sebulan bisa terjual minimal 5 sampai 20 buah paling banyak. Sekarang ini, permintaan pembeli yang banyak diminati itu objek serangga. Ke depan saya akan buat model serangga yang lain,” Tutup pria yang mengaku belajar secara autodidak itu.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.