Penertiban PKL Kawasan Luar Blok B Pasar Kebon Kembang Sudah Sesuai Prosedur

0 142

Heibogor.com – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di luar kawasan Blok B Pasar Kebon Kembang di Jalan Dewi Sartika yang terkena imbas rencana relokasi oleh pihak Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) terus mendesak agar mereka diberikan perlindungan melalui wakil rakyat.

Namun, menanggapi protes tersebut Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta menyampaikan, terkait mekanisme penertiban PKL telah diatur dalam Perda Kota Bogor Nomor 1 tahun 2021 tentang Ketertiban Umum, Ketentraman dan Pelindungan Masyarakat, dan Perda Kota Bogor Nomor 18 tahun 2019. Perumda Pasar Pakuan Jaya telah melaksanakan tugasnya sesuai perda tersebut.

“Analisis terkait persoalan usaha memang tidak mudah. Namun, tentunya kebijakan yang dikeluarkan Perumda Pasar Pakuan Jaya adalah untuk membantu pedagang di masa pandemi Covid-19 dan aspirasi yang telah sampai perwakilan PKL ke Komisi I DPRD Kota Bogor, menjadi catatan kami selaku pemerintah Kota Bogor dan segera akan disikapi terutama terkait adanya oknum yang mengatasnamakan pemerintah untuk memanipulasi PKL,” kata Alma, saat dikonfirmasi belum lama ini.

Pihaknya, sambung Alma, akan mengumpulkan bukti-bukti yang telah merusak citra Pemkot Bogor, kemudian akan melakukan analisis melalui prosedur lidik terhadap pelanggaran Perda. “Bukti-bukti akan kami kumpulkan terhadap oknum yang membuat kegaduhan tersebut dan dianalisis melalui prosedur penyelidikan pelanggaran Perda Kota Bogor. Hal ini, sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi I DPRD Kota Bogor, agar permasalahan ini segera dituntaskan. Pertama, melalui jalur nonlitigasi. Jika masih belum bisa diselesaikan maka akan ditingkatkan kepada penegakan hukum,” tegas Alma.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.