Lima Paket Tender Bernilai Tinggi Dikebut Tahun Ini

0 135

Heibogor.com – Realisasi tender pengadaan barang dan jasa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor hingga memasuki triwulan tiga tahun ini telah mencapai 110 paket atau 70 persen.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Sekretariat Daerah Kota Bogor, Henny Nurliani mengatakan, berdasarkan rencana umum pengadaan (RUP) per Agustus 2021 tercatat ada 159 paket yang harus ditender tersebar di OPD. Jumlah ini di luar anggaran belanja tambahan (ABT). Sampai saat ini, dikatakan Henny, proses tender yang sudah selesai tercatat ada 97 paket. Paket-paket ini dengan kata lain sudah ada pemenang dan disampaikan ke OPD serta tahap pelaksanaan di OPD.

Sementara untuk paket yang masih dalam proses tender mulai dari tahap penawaran dan evaluasi tercatat 13 paket. “Ada juga beberapa paket yang sudah disampaikan ke kita, tapi belum diproses tender atau tahap dikaji ulang oleh Pokja,” imbuhnya, Jumat (17/9/2021) di gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Sekretariat Daerah Kota Bogor, Henny Nurliani. Andi/heibogor.com

Henny menyebutkan sejauh ini ada tujuh paket yang dinyatakan gagal tender. Ketujuh paket tersebut, antara lain kajian aksi daerah gas rumah kaca, kendaraan bermotor sampah, perencanaan controled landfill, konsultan pembangunan TPT Ciliwung, SD Negeri Pamoyanan dan SD Negeri Cibereum.

“Gagal lelang itu macam-macam. Ada yang gagal dikembalikan ke OPD, kemudian dikaji kembali atau seperti apa tindaklanjutnya. Ada juga yang dievaluasi PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) tidak jadi ditender bisa menjadi PL (penunjukan langsung), atau tidak jadi ditender setelah dikaji ulang oleh PPK tidak cukup waktu pelaksanaan,” paparnya.

Untuk ini, kata Henny, secara keseluruhan tender yang telah selesai dan tengah berproses totalnya 110 paket. Di samping itu, masih ada sekitar lima paket yang belum proses tender dan tahap dikaji ulang oleh Pokja. “Jadi, paket tender yang sudah selesai sesuai dengan nilai kontrak sebesar Rp172 miliar.” kata Henny.

Pada tahun ini, pihaknya mencatat ada lima paket tender yang memiliki nilai pagu anggaran tinggi, yakni pembangunan lanjutan Masjid Agung Rp32 miliar, peningkatan Jalan Suryakencana Rp30 miliar, Alun-alun Kota Bogor dan revitalisasi gedung perpustakaan masing-masing Rp14 miliar serta pembangunan lanjutan sekolah satu atap Rp11 miliar.

Dalam kesempatan ini, Henny juga menjelaskan, bahwa tugas BPJ saat ini tidak hanya menenderkan barang dan jasa saja, namun melakukan pembinaan juga untuk pelaku pengadaan yang diadakan bersamaan dengan sosialisasi. Tahun ini, ada 15 agenda sosialisasi yang dilaksanakan BPJ. “Selain itu, kita juga dinilai oleh pusat berkenan dengan tingkat kematangan setiap tahunnya, yang diharuskan level 3 dan saat ini kita masih level 2,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.