Sudah Lapuk Atap Dua Ruang Kelas SDN Otista Ambruk

0 143

Heibogor.com – Kayu penopang atap dua ruang kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri Otista di Jalan otto Iskandardinata (Otista), Bogor Tengah, Kota Bogor ambruk pada Kamis (16/9/21) sekitar pukul 11.48 WIB diduga  karena sudah lapuk termakan usia.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jarwo mengatakan, ambruknya atap kelas itu, bukan karena bencana tapi lebih disebabkan oleh faktor usia karena mungkin sudah lama juga. Beruntung pada saat kejadian tidak ada aktivitas yang dilakukan di dua kelas tersebut. Demi mencegah potensi ambruk susulan, pihaknya langsung melakukan penanganan berupa pemotongan struktur atap bangunan.

“Supaya tidak merembet ambruknya ke kelas yang lain, kami lakukan isolasi dengan cara memotong penghubung dua bangunan ini dengan kelas yang ada di sebelahnya agar aman dari ambruk susulan,” terangnya saat dihubungi, Jumat (17/9/21).

Kejadian ambruknya atap kelas di SDN Otista mendapat perhatian serius dari jajaran Dinas Pendidikan Kota Bogor. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Hanafi mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat proses perbaikan atap kelas tersebut. “Yang pasti kami akan melakukan perbaikan, tapi kan tetap ada prosedur ya. Dari kepala sekolah melaporkan kejadian seperti apa nanti saya melaporkan secara berjenjang ke Wali Kota Bogor, kemudian berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk ditindaklanjuti,” kata Hanafi.

Sebelum ambruk, lanjut Hanafi, Dinas Pendidikan Kota Bogor sudah menganggarkan renovasi SDN Otista di 2022 untuk perbaikan atap-atap kelas. “Karena sudah terjadi kami akan mencoba mendorong agar renovasi ini bisa segera dilakukan dalam waktu dekat,” harapnya.

Pasca ambruknya atap kelas tersebut, Hanafi akan mengintruksikan seluruh sekolah yang ada di Kota Bogor dicek secara teliti agar kejadian serupa tak terjadi. Mengingat dalam waktu dekat ini, Kota Bogor bakal melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sebelum uji coba PTM nanti tak hanya protokol kesehatan yang akan diperiksa tapi kami juga akan memeriksa gedung, kelas dan sarana prasarana penunjang lainnya,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.