Urai Macet Kawasan Puncak Ujicoba Kendaraan Ganjil Genap Selama Dua Pekan

0 295

Heibogor.com – Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor terhitung mulai hari ini Jumat (3/9/21) hingga Minggu (5/9/21) memberlakukan ujicoba kebijakan Ganji Genap (Gage) bagi kendaraan yang akan melintas.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, kebijakan gage tersebut setelah masukan beberapa pihak dan untuk menekan laju pertanbahan kasus Covid-19 serta mengurai kemacetan di kawasan Cisarua tersebut.

Bahkan dia mengaku di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) warga masih nekat untuk berkerumun dan banyak tak mengindahkan protokol kesehatan (prokes), “Kawasan Puncak selalu jadi primadona sehingga menarik pengunjung dari luar wilayah bahkan saya kewalahan menerima beragam pesan maupun telepon yang mengadukan hal tersebut akibat kemacetan pada pekan lalu padahal situasi belum membaik,” ujar Ade Yasin dalam keterangan persnya, Kamis (02/09/21) malam.

Ade juga menyebutkan, jika Polres Bogor menerapkan aturan ganjil genap bagi kendaraan yang akan masuk ke Puncak. Hal ini karena kemacetan panjang dan berkerumun itulah yang dikhawatirkan menjadi masalah baru di masa pandemic Covid-19 ini. Ibu dua orang anak ini menerangkan ujicoba kebijakan aturan Gage bagi kendaraan yang mau masuk ke Kawasan Puncak dan Sentul akan berlaku selama dua minggu.

“Mulai jumat di setiap akhir pekan, Sat Lantas Polres Bogor dibantu Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Pramuka dan lainnya akan melakukan uji coba Gage kendaraan yang mau masuk ke Kawasan Puncak dan Sentul, jikalau berhasil baru kami buat aturan hukumnya,” terangnya.

Kapolres Bogor AKBP Harun menuturkan di libur akhir pekan kemarin, per harinya jumlah kendaraan yang masuk ke Kawasan Puncak mencapai lebih dari 38 ribu unit kendaraan roda empat, akibatnya pihak Sat Lantas Polres Bogor kembali menerapkan rekayasa arus lalu lintas satu arah atau one way.

“Tanpa penyekatan, jumlah kendaraan roda empat atau lebih yang masuk ke Kawasan Puncak sebanyak lebih dari 38 ribu, demi mengurai kemacetan lalu lintas, kami pun akan menguji coba kebijakan aturan Gage untuk Kawasan Puncak dan Sentul,” ucap Harun.

Mantan Kapolres Lamongan ini menambahkan jika kebijaka  aturan Gage ini berhasil, maka pihaknya akan menerapkan di 40 kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman. Ujicoba kebijakan Gage ini terlebih dahulu disosialisasikan ke masyarakat Puncak dan sekitarnya. “Kalau kebijakan Gage ini berhasil maka kami akan terapkan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” tambahnya. Dia melanjutkan kebijakan aturan Gage ini tidak berlaku bagi mobil pemadam kebakaran, BPBD, ambulan, angkutan umum dan mobil dinas aparatur pemerintah daerah maupun pusat.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan aturan Gage tidak menghapus kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sebelumnya, yaitu wisatawan diharuskan menunjukkan kartu sudah divaksin Covid-19 dan negatif dari wabah Covid-19. “Tetap harus menunjukkan bukti sudah divaksin baik dosis pertama atau sudah keduanya melalui aplilasi peduliLindungi dan hasil antigen negative dari Covid-19,” tukasnya. (*)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.