Nasdem Kota Bogor Cetuskan Program Gebyar Masker, Bergerak Putuskan Rantai Penularan Covid-19

0 37

Heibogor.com – Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Bogor, Devie Prihatin Sultani bersama kader DPC, DPRT, dan Garnita Malahayati Nasdem Kota Bogor, membagikan puluhan masker dan handsanitizer kepada pedagang dan pengunjung Pasar Kebon Kembang blok F di Jalan Dewi Sartika, Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Jumat (6/8/21).

Devie menuturkan, Nasdem Kota Bogor mempunyai program gebyar masker yaitu membagikan masker kepada masyarakat Kota Bogor baik bagi yang tidak memakai masker maupun yang sudah memakai masker sebagai bentuk apresiasi. Gebyar masker adalah program yang diinisiasi oleh DPD Nasdem Kota Bogor untuk memutus rantai penularan Covid-19. Untuk awal sasaran utamanya adalah kawasan pasar. Kenapa pasar? Karena pasar adalah tempat di mana tidak bisa terhindarkannya kerumunan.

“Pak Jokowi juga sudah menyatakan bahwa wajib masker. Oleh karena itu kita bikin gebyar masker ini supaya bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 sehingga kasus positif Covid-19 di Kota Bogor bisa turun dan PPKM ini bisa kita hentikan. Kasihan saya melihat para pedagang tingkat pendapatannya menurun sampai 80 persen,” kata wanita yang akrab dipanggil DPS ini.

Ia menambahkan, pasar yang lain akan didatangi secara bertahap. Karena yang paling standar dari prokes itu, pertama adalah memakai masker. Dengan memakai masker Insya Allah bisa terhindar dari tertular virus.

“Saya lihat di Pasar Kebon Kembang ini, secara general pedagangnya sudah sadar memakai masker begitu juga pembelinya. Di pasar lain nanti kita lihat. Nanti kita juga akan masuk ke kampung-kampung. Karena saya perhatikan kesadarannya masih kurang untuk memakai masker. Jadi, semua warga Kota Bogor harus sadar bahwa mereka wajib memakai masker,” tegasnya.

Selain program gebyar masker, Devie melanjutkan, DPP partai Nasdem juga punya program 1 juta vaksin untuk diberikan ke wilayah-wilayah. Untuk Jawa Barat sendiri ada di 10 kota dan kabupaten.

“Untuk di Kota Bogor sendiri kita diberi jatah 5000 vaksin. Tapi baru turun 500 karena itu bertahap. Saya menghimbau kepada warga Kota Bogor khususnya harus vaksin dan wajib vaksin. Jangan takut dan jangan termakan hoax,” ujarnya.

Devie yang juga anggota komisi lV dewan Kota Bogor ini juga meminta pemerintah pusat untuk mempercepat ketersediaan vaksin di Kota Bogor sehingga herd imunity bisa tercapai. Karena animo masyarakat sekarang ini yang ingin divaksin cukup tinggi.

“Banyak warga berharap PPKM tidak diperpanjang. Saya juga berharap begitu tapi dengan catatan angka kasus positif di Kota Bogor harus menurun. Salah satu upayanya agar turun adalah memakai masker dan divaksin. Kalau kasus positifnya turun, PPKMnya juga tidak perlu diperpanjang,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.