Terbakar Api Cemburu dan Sakit Hati Sopir Angkot Nekat Habisi Janda, Terancam Hukuman Seumur Hidup

Korban Diam-diam Dekat dengan Pria Lain

0 76

Heibogor.com – Terbakar api cemburu, seorang sopir angkot tega membunuh seorang janda yang sudah dipacarinya selama empat tahun. Tak hanya membunuh, pelaku juga melakukan tindak kekerasan kepada anak korban dan mencuri barang pribadi milik korban.

Tak butuh waktu lama, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap kasus pembunuhan tersebut yang terjadi di sebuah warung nasi milik korban di Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Bogor Barat, Kota Bogor.

Dalam konferensi pers yang digelar di tempat kejadian perkara (TKP), Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, motif pembunuhan tersebut dilatarbelakangi karena rasa cemburu dan sakit hati. Pelaku yang bernama Saeful (57) ini adalah seorang duda. Sedangkan korban yang bernama Nuraliyah (47) adalah seorang janda. Mereka telah menjalin kasih selama empat tahun.

“Jadi, si korban ini sudah diajak menikah oleh tersangka tapi ternyata si korban diam-diam menjalin hubungan dengan orang lain dan itu diketahui oleh tersangka. Dari itu, tersangka merasa sakit hati dan akhirnya melakukan pembunuhan yang sudah direncanakan,” kata Susatyo, Senin (2/8/21).

Kapolresta melanjutkan, tak hanya membunuh korban, pelaku juga melukai putri korban berusia 21 tahun yang juga berada di lokasi. Beruntung, sang anak selamat meski sempat tak sadarkan diri dan mengalami luka-luka. Selain itu, pelaku juga mengambil ponsel milik korban dan anaknya.

“Korban dipukul di bagian belakang kepala hingga tewas dengan sebilah balok kayu. Anaknya juga dipukul dengan balok kayu itu karena berteriak. Itu dilakukan pelaku dua pekan lalu,” terangnya.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto menambahkan, identitas pelaku terungkap dari informasi putri korban yang selamat dan mengenal pelaku. Penyelidikan hampir satu minggu lebih karena tersangka berpindah pindah tempat.

“Pelaku berhasil kami tangkap di sebuah saung di pedalaman di wilayah Kabupaten Sukabumi. Barang bukti yang kami amankan berupa sebilah balok kayu dan dua unit ponsel milik korban yang diambil pelaku dengan niat untuk dijual dan lari ke Lampung,” ungkapnya.

Atas tindak perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan pasal berlapis tentang pembunuhan berencana, penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan (curas) dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.