Selama PPKM Darurat Operasional Bank Kota Bogor Batasi Jam Layanan dan Jumlah Nasabah

0 97

Heibogor.com – Mengikuti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Bogor, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR Bank Kota Bogor memberlakukan penyesuaian sistem kinerja baik bagi karyawan BPR Bank Kota Bogor maupun bagi nasabah setianya yang ingin bertransaksi. Hal itu, dilakukan sebagai upaya mencegah dan meminimalisir risiko penyebaran Covid-19.

Humas & Corporate Social Responsibility (CSR) Perumda BPR Bank Kota Bogor, Aprillia Purwanti menyampaikan, sejalan dengan diterapkannya PPKM Darurat di Kota Bogor, aktivitas BPR Bank Kota Bogor tetap berjalan seperti biasa karena sesuai ketentuan layanan Jasa Keuangan (Perbankan) tetap harus beroperasi. Namun, ada pembatasan baik dari sisi jam kerja maupun karyawan yang beraktivitas selama status Tanggap Darurat Covid-19 belum dicabut.

Ia menjabarkan, sesuai dengan Instruksi Wali Kota Bogor Nomor 800/1104-BKPSDM Tahun 2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kinerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bogor dan Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor SR-2/PB.4/2020 tanggal 17 Maret 2010 tentang Langkah-langkah Pencegahan Dampak Covid-19 pada Industri BPR/BPRS, maka diberitahukan kepada Nasabah Perumda BPR Bank Kota Bogor bahwa jam pelayanan kas Perumda BPR Bank Kota Bogor buka mulai pukul 08.00 sd 14.00 WIB.

“Adanya penerapan PPKM Darurat, secara otomatis tingkat pelayanan semakin dibatasi. Karena kita harus mengantisipasi terjadinya kerumunan orang. Jadi, jam kerja dan pelayanan di mulai dari jam 08.00 sampai dengan jam 14.00. Imbauan dan pengumuman itu, kita pasang di papan pengumuman baik di pusat maupun kantor kas,” jelasnya, Rabu (21/7/21).

Di samping itu, lanjut Aprillia, untuk aktivitas karyawan selama PPKM Darurat di Kota Bogor, juga dibatasi hingga 50 persen. Aktivitas karyawan bergiliran. Dua hari di rumah dua hari di kantor.

“Jadi, dilakukan secara bergantian untuk karyawannya ada yang work from home (WFH) dan work from office (WFO),” terangnya.

Aprillia menambahkan, selama diberlakukannya PPKM, Bank Kota Bogor, mengharuskan seluruh pegawai dan nasabah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah seperti menyediakan tempat cuci tangan, hand Sanitizer di setiap meja, rapat-rapat intern dilakukan secara daring, melakukan shift kerja (WFH dan WFO) selama masa pandemi dan wajib mengenakan masker dan menyediakan masker untuk pegawai dan nasabah, mengurangi jam pelayanan, dan membatasi transaksi keuangan selama masa pandemi.

“Termasuk area customer service dan teller diberi sekat mika, dan dibatasi nasabah yang masuk ke ruangan teller, minimal 3 orang nasabah yang masuk dulu. Selebihnya dipersilahkan menunggu di kursi lobby luar,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.