Ridwan Kamil Minta Kepala Daerah Tunggu Keputusan Perpanjangan PPKM

0 121

Heibogor.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta wali kota/bupati di Jawa Barat menunggu keputusan dari pemerintah pusat mengenai Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), apakah diperpanjang atau tidak.

“Saya titip ke kepala daerah untuk menyimak keputusan dari pemerintah pusat dulu. Setelah pengumuman dari pemerintah pusat, silahkan sosialisasikan kepada warganya di kota/kabupaten dengan bahasa penuh empati, kreatif,” kata Ridwan Kamil saat memimpin Rakor Evaluasi PPKM Darurat di Jawa Barat secara virtual, Sabtu (17/7/21).

Turut mengikuti rakor Wali Kota Bogor, Bima Arya, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Kepala Seksi Tindak Pidsus Kajari Kota Bogor, Rade Satya Parsaoran dan Kasatpol PP, Agustian Syach di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor.

Dalam rakor tersebut gubernur juga meminta kepada wali kota/bupati intens berkomunikasi dengan warga. Buatlah testimoni-testimoni dari warga yang sudah menerima bantuan, seperti warga jalanan yang menerima beras, warung atau ada warga yang terdampak PPKM Darurat.

“Jadi, bukan hanya angka kasus aja. Diskominfo dari provinsi, kota/kabupaten buat itu,” jelasnya Kang Emil sapaannya

Di lain hal Kang Emil juga meminta semua sekretaris daerah (Sekda) untuk mengecek apakah ada surat refocusing APBD 2021 terkait bansos dalam bentuk Bantuan Tunai Langsung (BLT).

“Mungkin nanti dihitung besarannya. Karena sebelumnya tahun 2021 ada kekacauan berbasis data, ada yang miskin lama dan miskin baru,” jelas Kang Emil.

Saat ini, Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit di Jawa Barat turun dari 91 persen menjadi 81 koma sekian persen. Informasi ini kata dia, merupakan hasil rapat dengan pemerintah pusat yang sifatnya masih terus menunggu dinamika.

“Walaupun tidak banyak kita akan terus lakukan upaya-upaya. Terus lakukan sosialisasi (prokes) dan gunakan nasehat-nasehat spiritualitas juga,” imbuhnya.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.