Museum Zoologi Riwayatmu Kini Sepi Pengunjung Dampak Pandemi

0 113

Heibogor.com – Objek wisata menjadi sektor yang paling diunggulkan sebagai sumber pemasukan kas daerah. Namun, di masa pandemi COVID-19 ini, sektor pariwisata terlihat merosot akibat adanya pembatasan hingga penutupan operasional. Tak hanya sektor objek wisata alam dan wisata kuliner saja yang terdampak, wisata yang bertema edukasi pun juga ikut terkena imbasnya.

Salahsatunya Museum Zoologi. Wisata edukasi yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, Bogor Tengah, Kota Bogor dan masih berada di kawasan Kebun Raya Bogor ini, merasakan dampak penurunan pengunjung dan pemasukan dibandingkan sebelum pandemi.

Dikatakan salah seorang pengelola Museum Zoologi, Hasan di masa pandemi ini, jumlah pengunjung menurun drastis hingga 2 ribu orang per bulannya dari sebelumnya bisa mencapai 15 ribu di masa sebelum pandemi.

“Sangat terasa saat ini, yang tadinya museum ini ramai banyak yang melakukan studi banding dari luar kota banyak wisatawan yang berdatangan, sekarang museum jadi sepi karena ada pandemi,” kata Hasan, saat ditemui heibogor.com, Minggu (11/7/21).

Hasan mengungkapkan, di masa pandemi Museum Zoologi menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung yang datang seperti mewajibkan memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, marka jarak, membatasi jumlah pengunjung agar tidak terjadi kerumunan di dalam museum.

“Saya berharap museum ini bisa lebih berkembang dan koleksinya bisa ditambah agar wisatawan yang datang tidak bosan melihat koleksi yang itu-itu saja,” harapnya.

Seperti diketahui, Museum Zoologi menyuguhkan beragam koleksi satwa dari berbagai spesimen yang diawetkan maupun fosil hewan yang ada di Indonesia serta dunia. Di museum yang arsitekstur bangunannya masih bergaya kolonial Belanda ini, terdapat tujuh ruang pamer yang memamerkan kurang lebih 20 ribu jenis fauna. Museum ini, buka setiap hari mulai jam 09.00 hingga jam 15.00 WIB dengan harga tiket masuk sebesar Rp15 ribu di hari Senin hingga Jumat dan Rp25 ribu di akhir pekan atau Sabtu dan Minggu.

Museum ini, menjadi daya tarik wisatawan yang menyukai dunia satwa. Ada hewan-hewan langka yang menarik untuk disimak. Ada pula hewan jenis reptile, mamalia, moluska, krustasea, beberapa hewan antropoda serta hewan umum yang diawetkan seperti burung, kepiting, serangga dan ikan. Semua terangkum lengkap di museum sebagai tempat belajar menyenangkan bagi anak-anak maupun dewasa. (Yoga/Mg)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.