ATP IPB Manfaatkan Drone Semprot Pupuk Lahan Jambu Kristal, Lebih Cepat dan Efisien

0 178

Heibogor.com – Penyemprotan pupuk atau nutrisi pada tanaman kini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi drone atau pesawat terbang tanpa awak dengan nama lain Unmanned Aerial Vehicles (UAV). Inovasi ini, memiliki nilai tambah dalam hal efisien waktu dan tenaga dibandingkan cara manual.

Penggunaan teknologi drone untuk pertanian ini, dicoba dimanfaatkan oleh Agribusiness and Technology Park (ATP) Institut Pertanian Bogor (IPB) University pada lahan jambu kristal seluas 2,5 hektar di daerah perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor.

Manager Kemitraan ATP IPB University, Sarwono menjelaskan, pihaknya menggunakan drone ini untuk penyemprotan pupuk atau nutrisi pada tanaman jambu kristal. Dengan pakai drone sebenarnya tidak sampai satu jam selesai. Jadi, lebih cepat dan tidak perlu tenaga banyak. Biasanya satu hektare butuh waktu setengah hari dengan cara manual oleh dua orang.

“Penyemprotan ini dilakukan di saat keluar daun muda untuk memacu pertumbuhannya. Penyemprotan di lahan seluas 2,5 hektar dengan drone kapasitas tangki 15 liter hanya memakan waktu di bawah satu jam. Itu seminggu sekali. Kemudian penyemprotan lagi pada saat muncul bunga. Tapi kita juga tetap pakai pupuk kandang di tanahnya,” kata Sarwono, belum lama ini.

Sarwono menerangkan, untuk penyemprotan tanaman jambu kristal biasa dilakukan antara pukul 08.00 sampai dengan 11.00 WIB. Drone tersebut dioperasikan oleh satu orang dan satu orang membantu pengisian ulang cairan dan baterai ketika habis. Sedangkan untuk jarak penyemprotan antara drone ke tajuk itu bisa antara 1,5 sampai 2 meter.

Dalam budidaya jambu kristal, kata Sarwono, selain penyemprotan pupuk atau nutrisi, agar hasilnya optimal, hal lain yang perlu diperhatikan adalah pengendalian hama dan penyakit. Kegiatan itu, ia dilakukan juga dengan penyemprotan menggunakan drone.

Perawatan lainnya, sambung Sarwono, pemangkasan cabang ketika tanaman sudah rimbun. Hal itu dilakukan untuk memacu keluarnya tunas baru. Kemudian saat berbuah dilakukan pembungkusan dengan plastik agar terhindar dari serangan lalat buah.

Masih kata Sarwono, jambu kristal merupakan salah satu tanaman yang memiliki kemampuan berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Namun sepanjang itu, pihaknya hanya memanen raya pada Februari dan Maret, kemudian Juli dan Agustus.

“Saat ini, ATP IPB University membudidayakan sedikitnya 2.000 pohon jambu kristal. Setiap bulan produktivitas rata-rata mencapai dua ton buah jambu kristal. Sementara buahnya dipasarkan ke wilayah Jabotabek melalui mitra usaha,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.