Pasokan Oksigen dan Obat-Obatan Makin Tipis DPRD Minta Bima Arya Aktif Komunikasi ke Kemenkes

0 148

Heibogor.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor lebih aktif membuka komunikasi dengan pemerintah pusat agar diturunkannya bantuan ke Kota Bogor, khususnya terkait penyediaan oksigen, obat dan tenaga kesehatan (nakes).

“Saran saya untuk pak Bima karena kondisi sudah di luar kendali kita semuanya, maka perlu disuarakan bersama seluruh pemerintah daerah agar pemerintah pusat turun tangan. Pasokan oksigen dan obat yang semakin menipis dan harga yang sudah tidak terkendali. Ini hanya bisa ditangani oleh pusat,” kata Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto saat dihubungi, Senin (5/7/21).

Oksigen dan obat sambung Atang, menjadi dua hal mendasar yang perlu disiapkan sejak sekarang. “Laporan dari rumah sakit, oksigen ini sangat vital. Apalagi dari data yang ada, 70 persen pasien kategorinya itu berat dan kalau oksigen tidak tersedia maka dikhawatirkan kondisinya akan semakin berat,” ungkapnya.

Terkait dengan nakes, Atang berharap pemerintah pusat juga bisa membantu menyiapkan. Sistem saling bantu antar daerah atau rekrutmen tenaga medis melalui kerja sama dengan perguruan tinggi kesehatan.

“Apa yang dilakukan Pemkot Bogor saya kira sudah tepat dan sudah maksimal. Koordinasi dengan seluruh rumah sakit (RS) untuk penambahan ruangan, pengaktifan RS Lapangan, penambahan tempat isoman di berbagai tempat, percepatan vaksinasi, dan lain-lain. Tapi akan lebih baik dan efektif jika ada campur tangan yang kuat dari pemerintah pusat dalam hal penyediaan nakes, oksigen dan obat-obatan,” tegas Politisi PKS itu yang juga memberi masukan tentang penyempurnaan pelaksanaan vaksinasi, skema bantuan pangan untuk warga, penguatan sosialisasi, hingga penanganan isolasi mandiri (isoman) warga di rumah.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.