Rumah Sakit Wajib Alokasi 30 Persen Kamar Pasien COVID-19

0 66

Heibogor.com – Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor sambangi beberapa Rumah Sakit Swasta memastikan adanya alokasi 30 persen kamar untuk pasien COVID-19 di setiap rumah sakit swasta sesuai aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Karena situasi pandemi belakangan sangat mengkhawatirkan dengan angka kasus yang terus naik. Saat ini mulai kerepotan menangani pasien Corona yang terus bertambah, terutama soal ketersediaan tempat dan tenaga kesehatan yang kurang,” kata Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Kamis (1/7/21).

Iwan beserta tim Satgas lain menyambangi Rumah Sakit EMC Sentul dan Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua. Pihaknya ingin memaksimal rumah sakit memenuhi aturan Kemenkes tersebut. “Untuk menanggulangi Bed Occupancy Rate (BOR) yang tinggi, apakah aturan Kemenkes alokasi 30 persen untuk pasien COVID-19 sudah dilaksanakan, jika belum, kami iimbau untuk melaksanakannya,” bebernya.

Politisi Gerindra itu mengatakan beberapa rumah sakit swasta sudah memenuhi aturan tersebut. Ia mencontohkan, Rumah Sakit EMC Sentul kamar yang disediakan untuk pasien COVID-19 sudah alokasikan melebihi 30 persen. “Ternyata rumah sakit swasta pun mulai sibuk melayani pasien Covid. Saya minta rumah sakit swasta untuk sediakan alokasi kamar 30 persen dari total jumlah keseluruhan,” terangnya.

Sementara di RSPG Cisarua sudah memenuhi alokasi tersebut diatas 50 persen. Dari total 177 kamar, alokasi kamar yang diperuntukan untuk pasien Covid sebanyak 91 kamar, dan di RSPG ini bisa menambah hingga 60 persen jika terjadi lonjakan kasus.

“Namun ada juga kendala di sini seperti jumlah tenaga kesehatan, karena beberapa juga sudah ada yang terpapar COVID-19. Makanya solusi di Dinas Kesehatan untuk melakukan rekrutmen tenaga kesehatan terhadap 4 RSUD dan setiap RS Swasta,” tegasnya. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.