Cuaca Tak Mudah Ditebak BMKG Sebut Anomali Permukaan Laut Jawa

0 61

Heibogor.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Citeko mengungkap adanya gangguan (anomali) cuaca yang sudah beberapa hari belakangan kerap tak bisa diprediksi dari mudah berganti dari panas ke hujan, ataupun sebaliknya.

Kepala Stasiun Meteorologi Citeko, Fatuhri mengatakan, terjadi anomali atau cuaca yang tidak biasanya di permukaan laut Pulau Jawa. “Pertengahan Juni hingga akhir harusnya sudah mulai kering, namun ada anomali yakni fenomena suhu permukaan laut di sekitar Pulau Jawa yang lebih hangat,” terangnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (1/7/21).

Apalagi, lanjutnya, kondisi-kondisi atmosfer di samudera Hindia memasok banyak uap air ke Indonesia. Sehingga udara di sekitarnya lebih lembab dan menambah labilitas atmosfer.

Menurutnya, labil cuaca ini akan terjadi hingga pertengahan Juli mendatang dengan potensi turun hujan lebat disertai petir. “Menurut prakiran musim, cuaca seperti ini berpotensi menimbulkan hujan lebat dan petir yang diperkirakan hingga pertengahan Juli,” jelasnya.

Ia juga memaparkan berdasarkan data analisis untuk wilayah Bogor cenderung mengalami distribusi curah hujan kategori menengah dengan intensitas 50-150mm/das.

“Kami mengimbau agar terus waspada dan siap siaga terhadap potensi kekeringan dan kekurangan air bersih karena sebagian besar wilayah Jawa Barat sudah memasuki kemarau,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.