RSUD Cibinong Kewalahan Tangani Pasien, Sebagian Dirawat Gunakan Kasur Lipat

0 86

Heibogor.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Cibinong mengaku tengah kewalahan lantaran pasien COVID-19 melebihi jumlah bed yang tersedia untuk menangani pasien.

“Ketersediaan bed ada 327, sudah terisi 379. Ini lebih dari 100 persen bed occupation rate (BOR),” kata Direktur RSUD Cibinong Wahyu Eko Widiharso saat dihubungi, Rabu (30/6/21).

Akibatnya, pasien COVID-19 harus dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) menggunakan veltbed atau tempat tidur lipat hingga menambah tenda darurat di luar IGD berkapasitas 12 hingga 15 pasien.

“Pasien COVID-19 sangat banyak, di IGD saja masih bertahan 75 orang. Kita sampai pakai veltbed di IGD, termasuk di tenda darurat itu semua,” terang Wahyu.

Dampak lainnya, RSUD Cibinong menutup sementara pelayanan terhadap non COVID-19. Lantaran kekurangan tenaga kesehatan (Nakes) dan rentan mencampur pasien.

“Sementara kita belum layani lagi umum, kita khusus layani yang COVID-19 yang non kita rujuk ke RS lain. Imbas lonjakan kasus itu dialihkan sementara, kalau masuk, kemudian bercampur dengan non sangat riskan dan rentan terpapar,” tegasnya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.