Kelebihan Kapasitas Sejumlah Aset Bekas RSUD Pindah ke Rusunawa Menteng Asri

0 59

Heibogor.com – Sejumlah barang-barang bekas dari gudang aset Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, dipindahkan ke Rusunawa Menteng Asri, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Barang-barang bekas yang dititipkan di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) blok A dan B tersebut di antaranya tempat tidur, kursi roda, barang-barang elektronik dan lainnya.

Diketahui, pihak RSUD mengajukan permohonan peminjaman tempat sementara ke Rusunawa Menteng Asri untuk menaruh barang bekas sehubungan dengan meningkatnya pasien Covid-19. Hal tersebut dilakukan dikarenakan tempat penanganan untuk pasien terpapar Covid -19 di RSUD Kota Bogor sudah kelebihan kapasitas sehingga harus mengosongkan ruang gudang aset untuk dijadikan sebagai tenda pelayanan Covid-19.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir menjelaskan, gudang aset itu harus segera dikosongkan untuk tenda pelayanan Covid-19 tempatnya. Karena sekarang kondisinya darurat dan harus bergerak cepat. Dari itu, pihaknya meminjam tempat di rusunawa.

“Jadi, itu peruntukan untuk menangani pasien Covid gitu ya. Karena proses lelang itu masih lama dan sekarang kondisinya darurat, kita membutuhkan ruangan makanya kita perlu gudang aset itu harus segera dikosongkan dan itu adalah barang aman tidak mengandung limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) jauh dari segala macam virus. Itu bekas tempat tidur semua aman dan itu akan dipagari dengan seng,” jelasnya, Selasa (22/6/21).

Ilham melanjutkan, pihaknya sudah berkirim surat ke Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) dan melakukan pertemuan dengan LPM, pengelola rusunawa, koordinator blok di rusunawa, lurah Menteng yang didampingi bhabinkamtibmas. “Jadi, sudah dimusyawarahkan dengan penghuni dan aparatur wilayah setempat agar tidak menimbulkan mispersepsi dari warga,” jelasnya.

Ilham mengungkapkan, ketersediaan tempat di RSUD sudah penuh yang tersisa tinggal untuk bayi dan anak kecil. Dari itu, pihaknya mau menambah pakai tenda darurat. Ini yang sedang dirapatkan agar bisa ditambah karena banyak pasien yang tidak dapat ruangan.

“Pasien kita sudah 130 orang, total tempat tidur kita 138, untuk penginapan ditambah Instalasi Gawat Darurat (IGD) jadi 153. Jadi, perlu kapasitas lagi sampai 160 karena ini peningkatannya menanjak sekali. Ini luar biasa banyak pasien yang tidak dapat tempat,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.