Banyak Lansia Enggan Ikut Vaksinasi, Dinkes: Alasannya Takut

0 32

Heibogor.com – Progres vaksinisasi Corona Viruses Disease 2019 (Covid-19) untuk kategori lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bogor terkendala terhadap para peserta vaksin yang enggan melakukan vaksinisasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Adang Mulyana mengungkap tidak sedikit lansia yang enggan melakukan vaksin. Adang menyebut, meski upaya vaksin jemput bola kerap dilakukan ke desa-desa. Namun tetap banyak lansia yang takut untuk divaksin.

“Lansia itu butuh niat tinggi datang ke Fasyankes, pernah sampai jemput bola tapi banyak yang enggak mau walau sudah disiapkan, mereka banyak yang takut,” ungkapnya, Selasa (22/6/21). Adang memaparkan, akumulasi progres vaksinisasi tahap 1 dan 2 terhadap Lansia di Kabupaten Bogor baru mencapai 8,3 persen dari total sasaran 339.958 lansia.

“Tahap pertama sudah ada 33.561 yang divaksin atau setara 9,8 persen. Sementara tahap 2 sudah 22.852 atau 6,3 persen. Keseluruhan baru 8,3 persen,” paparnya. Untuk menggenjot target vaksinisasi rampung ia menyarankan agar setiap lansia mendaftatkan diri untuk melakukan vaksinisasi secara online dan melakukannya di Stadion Pakansari setiap Selasa dan Kamis.

“Seiring lonjakan Covid-19, kepada masyarakat tidak perlu takut untuk vaksin. Karena ini salah satu upaya menurunkan angka penularan COVID-19,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.