Wakil Rakyat Minta Belajar Tatap Muka Jangan Diburu-buru

0 53

Heibogor.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor menilai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Bogor yang belum dipastikan Juli nanti harus diundur sejalan dengan menurunnya angka kasus positif Covid-19.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Muad Khalim menilai PTM tidak perlu terburu-terburu, apalagi kasus positif di Kabupaten Bogor kian naik dari sebelum lebaran.

“Harusnya jangan dulu PTM Juli nanti, memang mungkin murid banyak yang sudah jenuh di rumah dan permintaan orang tua untuk PTM,” kata Muad, Senin (21/6/21).

Menurutnya, risiko terpapar bagi murid perlu dipertimbangkan meski sejumlah tenaga pendidik telah melaksanakan vaksinisasi Covid-19.

“Kita hargai dahulu keadaan kesehatan anak-anak sekolah dari pada memaksakan untuk PTM. Karena itu yang terpenting,” jelasnya.

Politisi PDI-P itu menyarankan agar pelaksanaan PTM dapat diselenggarakan saat situasi pandemi sudah terkendali. Sehingga resiko terpapar dan adanya klaster dalam sekolah lebih kecil. “Iya, saya sarankan sebelum PTM ini, melihat kasus positif turun dulu,” tambahnya.

Disamping itu, sembari menunggu keputusan Surat Keterangan Bersama (SKB) 4 Menteri terkait PTM, Muad mengatakan agar Pemerintah Kabupaten Bogor melengkapi fasilitas yang dibutuhkan masing-masing sekolah.

“Kesiapan PTM agar dibarengi dengan fasilitas yang diberikan. Kalau fasilitas tidak mencukupi, saya pesan lebih baik jangan. Karena kita pula perjuangkan hak kesehatan anak-anak murid,” bebernya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.