Hanya Siswa yang Kantongi Izin Orangtua Boleh Ikut PTM

0 128

Heibogor.com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi menerangkan, standar sekolah yang bisa melaksanakan simulasi PTM yaitu sekolah yang siap dengan fasilitas kesehatan dan protokol kesehatan, adanya izin dari komite sekolah.

Kemudian hanya siswa yang mendapat izin dari orang tua yang bisa mengikuti simulasi PTM dan harus mengisi check list yang telah ditentukan.

“Untuk pelaksanaannya bergantian, kita menimbang resiko jika dilaksanakan serentak. Sekarang pengenalan dulu sambil dipelajari kelemahan-kelemahan yang muncul apa saja,” kata Hanafi saat menyambangi SMPN 15 di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (31/5/21).

Hanafi menjabarkan, simulasi PTM di Kota Bogor dimulai 31 Mei hingga 4 Juni yang diikuti 37 SMP Negeri dan swasta secara bergantian sesuai jadwal yang disusun. Di hari pertama ada 9 sekolah yang melaksanakannya secara bergantian.

Tadinya, sambung Hanafi, ada 73 sekolah yang dijadwalkan akan mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka yakni 37 SMP dan 36 SD. Akan tetapi, dalam perjalanannya, proses verifikasi di jenjang sekolah dasar baru menyentuh enam sekolah yang tersebar di enam kecamatan, sehingga uji coba pembukaan sekolah lebih dulu diprioritaskan untuk tingkat SMP.

“Untuk SD saat ini masih dalam tahap verifikasi. Rencananya simulasi PTM akan dilaksanakan pada 21 Juni,” jelas Hanafi.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor itu meminta kolaborasi antara sekolah, orang tua siswa, serta
masyarakat agar uji coba bisa berjalan dengan baik dan efektif tanpa menimbulkan klaster Covid-19.

Apabila merujuk pada sistem zonasi di Kota Bogor, lokasi sekolah yang diuji coba cenderung terjangkau dari tempat tinggal siswa. Oleh karena itu, Disdik Kota Bogor tidak merekomendasikan para siswa menggunakan angkutan perkotaan untuk ke sekolah. ’’Kami tidak anjurkan naik angkot, tapi naik ojek daring. Kalau dekat, lebih baik jalan kaki,” imbaunya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.