Tenaga Pendidik Belum Divaksin Tak Diizinkan Ikuti Belajar Tatap Muka

0 100

Heibogor.com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor Entis Sutisna menegaskan para tenaga pendidik yang belum melaksanakan vaksin Covid-19 dilarang melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“PTM ini semakin dekat karena rencananya Juni dilangsungkan, jadi para tenaga pengajar yang sudah divaksin boleh masuk mengajar. Kalau belum, nggak boleh masuk mengajar,” kata Entis, Selasa (25/5/21).

Setiap tenaga pengajar, lanjutnya, akan terdata mana yang sudah melakukan vaksin dan yang belum. Setiap tenaga pengajar yang akan melakukan PTM akan diverifikasi ulang memastikan bahwa mereka sudah divaksin dan aman mengajar PTM.

“Itu masuk dalam verifikasi validasi, dalam data itu tidak hanya protokol kesehatan setiap sekolah dan guru saja. Tapi juga ada data vaksin. Kalau tidak vaksin, artinya dia tidak lolos verifikasi, jadi belum bisa mengajar,” terangnya.

Dirinya tak menampik bila vaksin terhadap tenaga pengajar di Kabupaten Bogor belum sepenuhnya terealiasi. Ia menganggap hal tersebut menjadi kendala sendiri mengingat PTM non ujicoba semakin dekat waktunya dapat dilaksanakan.

“Vaksin baru 69 persen, itu kendalanya, makanya kamu ingin ajukan kembali untuk vaksin karena kekurangan,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Mike Kaltarina menuturkan masih adanya tenaga pengajar yang masuk dalam penyintas dan komorbid Covid-19 sehingga saat ini proses vaksinisasi masih 69 persen dari target.

“Sementara untuk guru tenaga pengajar baru 69 persen. Mereka ada yang masih penyintas dan komorbid. Tapi kalau sudah divaksin dua kali dosis, silahkan dapat mengajar tatap muka,” tuturnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.