Kurir Pembawa Ganja Akui Tak Tahu Paket yang Dibawa Berisi Narkoba, Terancam Dihukum 5 Tahun

0 181

Heibogor.com – Dua tersangka pengedar narkoba berinisal SK (21) dan MA (22) diamankan Sat Narkoba Polres Bogor lantaran menyelundupkan narkoba jenis ganja seberat 7,4 kilogram asal Sumatera Barat (Sumbar) dalam paket barang.

Kepada polisi, SK (21) mengaku mendapatkan upah Rp350 ribu untuk setiap antar paket berisi ganja yang siap edar selama Ramadan di wilayah Bogor tersebut. “Saya dapat Rp350 ribu, sudah sekitar 5 bulan mengedarkan sekitar Bogor. Saya pakai upah itu untuk kebutuhan sehari-hari,” kata SK kepada Polisi di Mapolres Bogor, Senin (10/5/21).

SK mengaku sudah 3 kali mengirimkan barang haram ke Bogor dengan arahan dari atasannya yang ia bahkan tidak tahu siapa. “Saya cuma diarahin saja dari atasan langsung. Jadi saya ngasih barang doang kepada pemesan,” cetusnya.

Sementara, MA yang merupakan teman SK mengaku tidak mengetahui barang yang dibungkus dus tersebut ternyata berisi ganja siap edar untuk wilayah Bogor. “Saya diajak ambil paket. Enggak tahu itu ganja, udah ketangkap saya baru tahu itu ganja,” ujarnya.

MA mengaku baru baru sekali ini saja mengantarkan temannya yang ternyata berisi ganja yang membuatnya harus mendekam di tahanan. “Baru sekali ini aja, saya nggak pernah edar sebelumnya. Cuma diminta antar aja untuk ambil paket,” cetusnya.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Eka Chandra mengatakan tersangka SK dikenalkan oleh temannya melalui telfon untuk ditawari pekerjaan sebagai kurir. Hingga ia tertangkap oleh polisi, dirinya pun tidak mengetahui siapa atasannya tersebut. “Tersangka belum pernah ketemu langsung pelaku utamanya, mereka hanya kenal di telfon aja. Diberi upah Rp350 ribu tiap antar barang. Pelaku ini bandar di Sumbar dan masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” terangnya. Keduanya dikenakan Pasal 111 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.