Pengunjung Pasar dan Mal Bakal Makin Ramai H-1 Idul Fitri

Pasar Kebon Kembang dan Mal BTM Paling Banyak Pengunjung

0 177

Heibogor.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro meninjau sejumlah titik pusat perbelanjaan, Minggu (9/5/21). Selain melihat kesiapan petugas di lapangan, Bima Arya dan Susatyo juga memantau penerapan protokol kesehatan.

Titik pertama yang dikunjungi adalah Pasar Kebon Kembang, Bogor Tengah. Untuk mengurai kepadatan di dekat pintu rel kereta Ardio, akses masuk dari Jalan MA Salmun menuju pasar ditutup.

Polresta Bogor Kota dibantu Kodim 0606/Kota Bogor, Satpol PP dan Dishub juga akan menerapkan rekayasa terbatas arus lalu lintas secara situasional dari dan menuju Pasar Kebon Kembang jika terjadi kepadatan.

Bima Arya juga menginstruksikan Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Muzakkir, untuk merapikan parkir bahu jalan yang mempersempit akses pasar. “Kemacetan salah satu penyebab karena parkir di bahu jalan bisa 2 hingga 3 baris. Beberapa titik hanya boleh satu baris parkir motor. Sebenarnya kami kami sudah siapkan lahan parkir di dalam gedung blok AB, CD dan F. Ini bisa menampung 4.000 motor. Nanti petugas akan mengarahkan agar pengunjung parkir di dalam,” ungkap Muzakkir.

Menurut Muzakkir, trafik jumlah pengunjung akan mencapai puncaknya pada H-1 Idul Fitri atau sekitar Rabu (12/5/21). “Sabtu-Minggu memang ramai. Tapi akan lebih ramai lagi hari Rabu pagi sampai malam (H-1). Kami akan persiapan untuk hari Rabu, tetap siaga seperti saat ini,” katanya.

Setelah Pasar Kebon Kembang, Bima Arya dan Susatyo juga meninjau Mall BTM. Saat tiba, tampak antrean pengunjung yang hendak memasuki pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Juanda tersebut.

Antrean ini dikarenakan manajemen dan Satgas Covid-19 membatasi jumlah pengunjung agar tidak terjadi penumpukan dan berdesakan di dalam ruangan. Petugas juga terus mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, baik wajib menggunakan masker saat akan masuk mal, penyediaan tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh. Satgas juga meminta manajemen untuk mengatur pintu masuk dan keluar pengunjung agar lebih terkontrol.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.