RSUD Hadirkan Buletin Terkini Panduan Lengkap Seputar Kesehatan

0 86

Heibogor.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor melaunching buletin RSUD Kota Bogor di lobby RSUD Kota Bogor, pada Jumat (7/5/21). Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir mengatakan, buletin ini, dibuat untuk menyampaikan informasi protokol kesehatan dan seputar penyakit.

“Diharapkan buletin ini dapat menjawab pertanyaan masyarakat seputar kesehatan dan menjadi yang informasi yang bermanfaat khususnya seputar Covid-19 yang pasti dan terpercaya,” ucapnya mendampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang me-launching secara langsung buletin RSUD Kota Bogor.

Senada, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengapresiasi, adanya penyebaran informasi oleh RSUD Kota Bogor melalui buletin ini. Menurutnya, masyarakat itu memiliki banyak segmen. Ada yang millenial, ada yang tradisionil dan ada juga yang lansia dan ada anak muda.

“Media untuk menjangkau mereka pun harus macam-macam. Semuanya ada segment-segmentnya. Jadi, saya lihat RSUD sudah memaksimalkan itu. Ada podcast atau youtube ada komunikasi dengan media mainstream, media cetak, online sekarang ada dalam bentuk buletin. Sehingga informasi tersampaikan dengan baik,” ucapnya.

Ditanya tentang kesiapan ruangan khusus Covid-19 jika terjadi lonjakan, Ilham mengatakan, RSUD Kota Bogor, mempersiapkan ruangan khusus Covid-19 untuk mengantisipasi lonjakan angka Covid-19 di Kota Bogor pasca hari raya Idul Fitri nanti.

“Sekarang ini, alhamdulilah sudah menurun angka keterisian kamar. Kita berdoa dan berusaha menjaga protokol kesehatan agar angka Covid-19 di Kota Bogor tetap turun,” harap Direktur RSUD Kota Bogor ini.

Masih kata Ilham, pihaknya masih menyediakan ruang isolasi tekanan negatif untuk pasien Covid-19 di Kota Bogor tanpa dikurangi jumlahnya. “Tenaga kesehatan (Nakes) juga masih stand by dan siap merawat pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor ini. Kami juga rutin mengecek pengunjung RSUD Kota Bogor dengan wajib screening di pintu masuk. Ini cara kami mengantisipasi penyebaran Covid-19,” kata Ilham menandaskan.

Ditambahkan oleh Bima Arya, saat ini di RSUD Kota Bogor, masih ada pasien Covid-19 tapi masih di bawah 50 orang. Meski begitu tetap diantisipasi agar tidak terjadi peningkatan. Itu penting di informasikan kepada masyarakat agar penyebaran bisa diantisipasi saat Idul Fitri maupun pasca Idul Fitri.

“Satu minggu setelah lebaran menurut saya itu masa-masa krusial. Karena itu segala sesuatunya kita siapkan termasuk nakesnya juga disiapkan,” ungkap Bima.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.