Gets Indonesia Latih Santri Yatim Ar-Riyadhoh Optimis Hadapi Pandemi Covid-19

0 90

Heibogor.com – Pandemi Covid-19 menjadi momok yang terberat bagi semua golongan. Hal itu pun berlaku di dunia pendidikan, di mana semua siswa formal maupun informal harus belajar dari rumah dan mendapat ilmu melalui sistem virtual.

Founder Gets Indonesia, Indra Hanjaya mengharapkan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu pulih pasca pandemi merupakan solusi bagi masyarakat Indonesia dan tentunya wilayah  Bogor yang sudah hampir lebih dari satu tahun terkena dampak pandemi Covid-19 dari segi psikis, jasmani, maupun rohani.

Gets Indonesia merupakan lembaga pengembangan sumber daya manusia yang berfokus pada pembentukan karakter, kompetensi, kemampuan kolaborasi, dan aktualisasi potensi diri dengan menyinergikan Olah Pikir, Olah Hati, Olah Rasa, Olah Raga, dan Olah Karsa atau bisa disebut dengan Panca Olah.

“Pandemi Covid-19 ini bisa diatasi dengan program training Pulih Pasca Pandemi. Seseorang akan mengalami perubahan melalui training ini, sehingga mereka akan lebih optimis dalam menjalani kehidupan pasca pandemi,” kata Indra, belum lama ini.

Program yang berasaskan sosial tersebut, yakni di antaranya santunan kepada anak-anak yatim yang bermukim di Pondok Pesantren Ar-Riyadhoh yang berlokasi di Jalan Taman Cimanggu Pabuaran Poncol RT01 RW05 No. 73, Kedung Waringin, Tanah Sareal, Kota Bogor ini membuat antusias para santri yatim dan pengurus ponpes.

Pengasuh Ponpes Ar-Riyadhoh, KH. Ridwan Rosyadi menegaskan, program ini sebagai sarana untuk membangkitkan gairah dalam menuntut ilmu bagi para santri. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang penguatan secara intelektual, emosional, dan spiritual bagi santriwan dan santriwati yang tinggal di pondok tersebut. “Tim Gets Indonesia datang memberikan ilmu training agar  para santri semakin semangat mengaji di satu sisi, dan harus patuh kepada guru serta orang tua di sisi lain,” ujarnya.

Selain itu, trainer dari Gets Indonesia, M. Aqil Syahrian menegaskan pentingnya mengenali kualitas diri dan potensi dalam diri para santri. “Para santri harus mengenali diri dengan potensi yang dimiliki untuk mencapai tujuan dan impian kalian,” ujar Aqil.

Dia menambahkan, bahwa dengan pelatihan pulih pasca pandemi ini para santri diharapkan memahami konsep Panca Olah yang diberikan oleh tim Gets Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Dengan Panca Olah kalian tidak hanya mengenal diri dan potensi namun harus berani membuat suatu karya untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” tandasnya. (**/rhm)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.