Warga Berkerumunan, Mal dan Pasar Bakal Ditutup Sementara

0 61

Heibogor.com – Guna mengantisipasi terjadinya kerumunan di pusat perbelanjaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Forkopimda melakukan pengawasan dan pemantauan ketat terhadap aktivitas di mal dan pasar-pasar di Kota Bogor menjelang Hari Raya Idul Fitri H.

“Kalau mal dan pasar terjadi peningkatan kepadatan pengunjung, maka kita akan mengeluarkan kebijakan menutup sementara mal dan pasar. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan untuk menekan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bogor,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, dalam jumpa pers di halaman Blok F Trade Center, Selasa (4/5/21).

Bima menjelaskan, Kota Bogor mencatatkan angka terendah setiap hari hanya 13 kasus. Tetapi secara nasional angka covid naik karena adanya kerumunan dan mobilitas warga.

“Kita sekarang fokus mencegah kerukunan dan mobilitas warga di mal dan pasar-pasar. Kami koordinasikan dan secara teknis mengeluarkan kebijakan agar warga mematuhinya. Terkait traffic managemen, rekayasa lalin dan akses keluar masuk ke dalam pasar akan diatur semuanya. Kami imbau kepada warga Kota Bogor untuk mempertimbangkan apabila ingin pergi ke tempat umum karena akan ada kebijakan sangat ketat, terutama menjelang Lebaran,” ucapnya.

Sementara, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyampaikan, ada lima hal rekomendasi Satgas Covid untuk pengetatan di pasar-pasar. Pertama, akses menuju ke Pasar Kebon Kembang hanya ada dua arus yakni dari Dewi Sartika dan Sawojajar dan untuk akses keluar hanya satu jalur yakni ke jalan Pengadilan.

“Apabila arus Dewi Sartika padat, maka hanya bisa dilewati angkutan umum dan online. Untuk angkutan pribadi akan dilakukan pembatasan dari jam pagi sampai siang. Sedangkan siang sampai sore hanya angkutan umum,” terangnya.

Kedua, pengawasan dari petugas kesehatan dan cek point di dalam gedung pasar Blok F dan sekitarnya. Ketiga, angkot tetap beroperasi hanya 50 persen dan tidak boleh ada angkot ngetem. Keempat, bongkar muat hanya waktu tertentu.

“Kelima, soal dimensi keselamatan warga. Jadi, tiap ruas jalan di pasar harus bisa dilewati kendaraan darurat. Apabila ada parkiran atau lapak PKL, maka akan dibongkar demi keselamatan bersama,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.