Bigland Sentul Peringati Hari Kartini dengan Berbagi Cerita Perempuan Hebat dan Inspiratif

0 111

Heibogor.com  – Dalam rangka peringatan Hari Kartini, Bigland Sentul Hotel & Convention bekerja sama dengan Pemerintahan Kabupaten Bogor, Bogor Womens Club (BWC), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia IWAPI, & Gerakan Pakai Masker (GPM). Kegiatan ini merupakan acara talkshow dengan konsep Virtual & Intimate yang menghadirkan komunitas serta narasumber dari berbagai latar belakang untuk cerita dan pengalaman.

Di sesi siaran langsung Instagram kali ini Bigland Sentul Hotel & Convention menggandeng beberapa sosok perempuan inspiratif dan hebat untuk berbagi cerita dan pandangan mengenai perempuan masa kini, di antaranya  Bupati Bogor, Ade Yasin, Sari Bramastra, Lilis Hayatunnafisah, Inne Roswianita, & Vita Datau. ” Intimate Evening with Woman Leaders ini kita mengangkat tema Women in Digital Era, selain bertepatan dengan peringatan hari Kartini 21 April kemarin. Kita juga mau menghadirkan sosok-sosok perempuan hebat dan inspiratif di kesempatan kali ini,” ungkap Marketing Communications Manager Bigland Sentul Hotel & Convention, Dimi.

Dalam sambutannya, Ketua dari Bogor Womens Club (BWC), Sari Bramastra, membuka secara resmi acara tersebut dan menyampaikan selamat Hari Kartini kepada para Kartini Masa Kini yang terus semangat dalam meneruskan cita-cita perjuangan Kartini. aat ini program pengarusutamaan gender di Indonesia telah sangat maju yang dibuktikan dengan semakin tingginya peranan wanita di berbagai lini kehidupan, baik di dalam lingkungan keluarga, maupun masyarakat.

Senada dengan Sari Bramastra, Ketua dari Gabungan Organisasi Wanita, Lilis Hayatunnafisah anggap perempuan masa kini berani bersuara. “Perempuan masa kini banyak sekali yang berani-berani, berani megnungkapkan pendapatnya dan berani menggapai mimpinya,” kata dia.

Dalam perjalanannya memang peranan perempuan memiliki tantangan yang berat. Mulai dari adanya ketimpangan dalam kualitas SDM, digital literasi dan pemanfaatan digitalisasi antar gender dan daerah. Namun perempuan memiliki potensi dan peranan strategis di era digital perlu.
“Ini perlu didukung dan fasilitasi agar potensi dan peran perempuan dalam pembangunan Indonesia semakin besar,” tambah Ketua IWAPi DPC Kabupaten Bogor, Inne Roswianita.

Oleh karena itu, perlu adanya sinergi para pihak untuk penguatan literasi digital dari segi pemanfaatannya secara bijak, literasi mengenai kesadaran hukum terhadap perundang-undangan yang berlaku, hingga pelatihan-pelatihan pemanfaatan media digital, terutama untuk pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga. “Kemajuan bangsa Indonesia menuju masyarakat maju dan sejahtera di era digital tergantung kepada keberhasilan transformasi digital perempuan Indonesia, yang jumlahnya separuh dari penduduk Indonesia,” tambah perwakilan Gerakan Pakai Masker, Vita Datau. (**)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.