Wirjawan Hardjamulia Lansia Tertua Disuntik Vaksin Covid-19 Kedua Oleh Captain America RS Vania

0 89

Heibogor.com – Setelah mengikuti vaksinasi tahap pertama pada Selasa (23/3/21) lalu, Wirjawan Hardjamulia, pemecah rekor lanjut usia (lansia) tertua di Indonesia, kembali mengikuti penyuntikan vaksinasi Covid tahap kedua di Rumah Sakit Vania, Jalan Siliwangi, Bogor Timur, Kota Bogor, pada Selasa (20/4/21) pagi.

Pria berusia 104 tahun asal Kota Bogor ini, menggeser rekor lansia asal Jakarta dan Bandung, yang mengikuti vaksin dengan usia 100 tahun. Diketahui, Wirjawan lahir di Tangerang, 10 Desember 1916. Ia tinggal di Kota Bogor di wilayah Sukasari III No.76 RT/RW. 007/001 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur.

Yang menarik di vaksinasi tahap kedua ini, Wirjawan di suntik oleh dr. Rolando Erric Manibuy, Sp. OT yang mengenakan pakaian superhero Captain America. Saat diperiksa oleh bagian screening, Wirjawan mengaku tidak memiliki keluhan usai divaksin pertama. Tensi darahnya pun 130/80 dengan suhu tubuh 36,8 derajat. Secara medis Wirjawan memiliki kesehatan yang cukup prima. Bahkan, ia masih bisa mendengar dan berbicara dengan baik.

Anak ketiga Wirjawan, dr Pardewi (72) mengungkapkan, tak ada keluhan yang dirasakan ayahnya usai vaksin di tahap pertama. Besok ayahnya diundang untuk menghadiri launching program homecare dan home delivery yang dicanangkan Kementerian Kesehatan untuk mengejar 10 ribu lansia.

“Saya menilai program vaksinasi Covid-19 sangat membantu dalam memutus mata rantai virus Corona yang sudah setahun melanda. Kami berharap program vaksinasi yang dilakukan pemerintah dapat melindungi serta menekan penyebaran virus Covid-19,” ucapnya.

Senada, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang hadir menyaksikan vaksinasi untuk lansia di RS Vania menyampaikan apresiasi atas ikhtiar dan kreativitas yang dilakukan para nakes di RS Vania. Menurutnya, kreatifitas ini dapat menjadi motivasi untuk warga agar tidak takut divaksin. “Saat ini, target lansia yang divaksin sudah 30 persen dan masih ada 20 ribu lagi vaksin yang akan diberikan kepada lansia. Mudah-mudahan dalam 10 hari ke depan tuntas,” ungkap Bima.

Sementara, Kepala Humas dan marketing RS Vania, Dede Nurhasan Suryadi mengatakan, ini adalah vaksinasi untuk lansia tahap kedua. Target sasaran lansia yang digelar di RS Vania ini sebanyak 500 orang selama lima hari. “Tentunya ini menjadi motivasi untuk masyarakat agar tidak ragu dan takut divaksin. Vaksinasi itu, tidak berbahaya karena tujuan dari vaksinasi ini untuk menjaga tubuh dari terpapar virus,” terangnya.

Dede menambahkan, tenaga kesehatan (nakes) di RS Vania sendiri sudah 95 persen yang divaksin yakni sebanyak 276 orang. Sisanya yang belum divaksin dikarenakan beberapa faktor seperti komorbid, ibu hamil, dan sedang menyusui. “tenaga keseahatan (Nakes) RS Vania juga ikut serta sebagai vaksinator di beberapa tempat yang diadakan Pemkot Bogor. Sosialisasi yang dilakukan juga sangat baik karena setelah adanya program ini, banyak pasien yang menanyakan kapan jadwal vaksin dan ingin di vaksin,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.